KETIK, JEMBER – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Jember melakukan inspeksi dadakan (sidak) ke sejumlah titik penjual hewan kurban, Selasa (11/6/2024) pagi. Dalam sidak, ditemukan sejumlah hewan sakit di Jalan Teuku Umar, Kabupaten Jember.

“Ketika pemeriksaan kami menemukan beberapa kambing yang mengalami sakit mata atau Pink Eye. Jadi matanya itu ada yang buram karena infeksi,” ujar Kabid Keswan (Kesehatan Hewan) DKPP Jember, drh. Elok Kristanti.

Menindak lanjut hal itu, DKPP meminta penjual hewan untuk segera memindahkan kambing yang mengalami sakit mata itu ke kandang terpisah. Karena tergolong penyakit menular, dikhawatirkan akan menjangkit kambing-kambing yang sehat.

Sebab, hewan-hewan yang sakit atau cacat sama sekali tidak memenuhi persyaratan untuk dijadikan hewan kurban. “Secara keseluruhan memang kondisi sehat, memang ada yang sakit ringan. Tapi sebaiknya dipisah supaya tidak menular,” lanjutnya.

Selain itu, kambing maupun domba yang dijual dalam keadaan sehat harus memenuhi persyaratan umur untuk hewan kurban. Nantinya, DKPP akan memberikan surat keterangan kesehatan hewan ternak kurban kepada para penjual.

Baca Juga:
Artwear Carnival JFC 2026 Tuai Pujian, Penonton Terpukau dengan Kreativitas Kostum Desainer

DKPP mencatat, untuk ketersediaan ternak kurban baik sapi maupun domba dan kambing mencukupi. Secara populasi di Jember, ada lebih dari 274 ribu ekor sapi, dan sekitar 500 ribu kambing dan domba. 

“Biasanya kebutuhan untuk kurban itu sekitar 5 persen dari populasi tersebut,” tutup Elok.(*)

Baca Juga:
UHC Prioritas Jember Terus Digencarkan, Gus Fawait Minta Kader Aktif Edukasi Warga agar Manfaatkan Layanan Berobat Gratis