KETIK, GRESIK – Turnamen Tenis Meja Piala Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik 2026 resmi bergulir pada Sabtu, 20 Juni hingga Minggu 21 Juni 2026 di Atrium Lantai 1 Gressmall Gresik.
Sebanyak 164 peserta dari kategori pelajar hingga umum ikut ambil bagian dalam gelaran yang bertujuan menjaring bibit atlet daerah tersebut. Kategori tersebut yaitu Single SD se-Kabupaten Gresik, Single U-17 dihari Sabtu serta Ganda U-70 di hari Minggu.
Atrium lantai satu Gressmall sendiri dipilih sebagai lokasi pertandingan karena letaknya yang strategis, serta mampu menghadirkan atmosfer turnamen yang berbeda melalui konsep sportainment.
General Manager Gressmall, Erich Pramono Bangun mengatakan bahwa pusat perbelanjaan modern harus mampu menjadi ruang publik yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
"Turnamen Tenis Meja Piala Dispendik Gresik 2026 bukan hanya sebuah kompetisi olahraga, melainkan ruang pembelajaran yang membentuk karakter, sportivitas, kedisiplinan, dan semangat berprestasi generasi muda," jelasnya.
Baca Juga:
Ratusan Masyarakat Antusias Ikuti Turnamen Piala Kapolsek Gresik Kota Cup 2026 Tenis MejaErich menyampaikan, bahwa penyelenggaraan turnamen Piala Kadispendik 2026 ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial Gressmall dalam mendukung perkembangan sumber daya manusia di Kabupaten Gresik.
"Kami bukan hanya ikut berpartisipasi menyelenggarakan kegiatan olahraga saja. Tetapi, kami juga ikut bertanggungjawab untuk mendukung bibit-bibit atlet dari berbagai cabor di Gresik yang nantinya bisa berkembang dan berprestasi," ungkapnya.
Selain Turnamen Tenis Meja Piala Dispendik 2026 ini, Gressmall sebelumnya juga menjadi venue cabang olahraga lainnya seperti catur, bulu tangkis, hingga basket.
"Anak-anak dan generasi muda membutuhkan ruang yang aman, positif, dan inspiratif untuk berkembang. Prestasi besar selalu berawal dari kesempatan yang diberikan hari ini," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, S. Hariyanto, mengungkap pembentukan generasi unggul tidak hanya dilakukan melalui pendidikan akademik, tetapi juga melalui pengembangan karakter dan prestasi non akademik.
Ia juga mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara pemerintah daerah dan Gressmall dalam menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Pendidikan adalah proses membangun manusia yang memiliki karakter, integritas, mental yang kuat, dan kemampuan beradaptasi menghadapi tantangan masa depan. Olahraga menjadi salah satu sarana yang sangat penting dalam mendukung proses tersebut," bebernya.
Ketua KONI Gresik, Anis Ambiyo Putri, menilai turnamen tersebut bukan hanya menjadi ajang silaturahmi antar-atlet, tetapi juga momentum menemukan bibit-bibit baru tenis meja.
Kedepannya, Kabupaten Gresik sendiri akan menghadapi Porprov 2027. Sehingga pembinaan sejak dini menjadi langkah penting untuk meningkatkan prestasi cabang olahraga tenis meja.
“Kami optimistis pada Porprov mendatang cabang tenis meja bisa menyumbangkan medali emas dan prestasinya lebih baik dibanding sebelumnya,” pungkasnya.(*)