KETIK, MALANG – Progres dari perbaikan jalan di Pasar Gadang kini telah menyentuh 85 persen. Ditargetkan perbaikan jalan tersebut dapat segera rampung pada bulan November 2026.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPUPRPKP Kota Malang, Kristian Bagus menjelaskan kontrak dari proyek perbaikan jalan tersebut akan berakhir pada 28 November 2026. Namun percepatan diharapkan terus dilakukan sesuai arahan dari Wali Kota Malang.

"Targetnya sesuai arahan Pak Wali Kota kemarin kami kejar untuk percepatan. Kalau di kontraknya terakhir 28 November. Lebih cepat arahannya Pak Wali, untuk evaluasi," ujarnya, Kamis, 29 Oktober 2026.

Saat ini pengerjaan perbaikan masih harus menyelesaikan jalan di sisi barat dengan panjang sekitar 200 meter. Selain itu pada pengaspalan ulang dan pembetonan di Jalan Gadang-Bumiayu akan menyasar area jembatan dan sisi timur, sedangkan sisi barat sepanjang sekitar 150 meter juga akan mendapat lapisan aspal baru. 

"Kalau yang di Jalan Pasar Gadang, itu tinggal di sisi barat kurang lebih 200 meteran. Kemudian kalau yang Jalan Gadang-Bumiayu, itu nanti area jembatan dikeruk aspalnya, ganti aspal baru di sisi timur. Kalau sisi barat kurang lebih 150 meter itu aspalnya juga baru," ungkapnya.

Baca Juga:
Sempat Jadi yang Terbanyak di Kota Malang, ODGJ di Kelurahan Sukun Berangsur Menurun

Bagus menjelaskan saat ini pekerjaan pembetonan Jalan Gadang-Bumiayu baru dilakukan pada sisi barat dan belum menjangkau sisi timur. Selain itu juga dilakukan peninggian jalan hingga 30 sentimeter untuk mengurangi potensi banjir.

"Dengan ketinggian itu harapannya bisa mengurangi banjir, karena juga ada saluran air di kanan-kiri. Kalau yang di Jalan Pasar Gadang itu di ujung timur ada saluran juga, baru semua," lanjutnya.

Selama pengerjaan, arus lalu lintas di kawasan Pasar Gadang dapat dilintasi khususnya dari arah timur ke barat. Sedangkan untuk arah barat ke timur masih diberlakukan secara bergantian karena pembetonan baru selesai di satu ruas jalan.

"Sementara ini yang dari arah timur ke barat itu sudah pakai beton baru, sudah bisa dilewati. Tetapi kalau yang dari barat ke timur baru satu ruas yang dibeton, maka bergantian. Nanti kalau sudah selesai semua, dialihkan ke beton baru semua di sisi selatan," ungkapnya. (*)

Baca Juga:
Putung Rokok yang Dibuangnya Sebabkan Kebakaran TPA Supit Urang Kota Malang, Tersangka Lansia Terancam 9 Tahun Penjara