KETIK, BATU – Polres Batu menyiapkan skema pengamanan dan rekayasa lalu lintas untuk mendukung kelancaran Festival Bantengan Nuswantara yang digelar pada Minggu, 2 Agustus 2026.

Sejumlah ruas jalan akan menjadi lintasan parade peserta, sehingga masyarakat dan wisatawan diimbau menyesuaikan rute perjalanan serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Kasat Lantas Polres Batu, AKP Matheus Jaka, mengatakan seluruh personel telah disiagakan untuk mengamankan jalannya kegiatan sekaligus mengatur arus lalu lintas agar aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan aman dan lancar.

“Polres Batu siap mengamankan jalannya kegiatan Bantengan Nuswantara sekaligus melakukan pengaturan lalu lintas agar tetap lancar dan aman bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan akan diawali dari kawasan Stadion Brantas. Peserta selanjutnya bergerak melalui sisi timur stadion menuju kawasan Sini Sono, Alun-alun Kota Batu, Jalan Gajah Mada, Jalan Panglima Sudirman, dan berakhir di depan Rumah Dinas Wali Kota Batu.

Baca Juga:
Penonton Membludak, Ratusan Kontingen Serbu Festival Bantengan Nuswantara 2026 Kota Batu

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, Satlantas Polres Batu telah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas.

Bagi kendaraan dari arah bawah menuju Pujon, arus akan dialihkan melalui Jalan Dewi Sartika Atas, Jalan Sultan Agung, Simpang Tiga Taman Makam Pahlawan (TMP), Srebet, Jalan Melati, Exit Songgoriti, hingga kawasan Payung.

Khusus di Jalan Melati, diberlakukan sistem satu arah dari bawah ke atas untuk mempermudah kendaraan roda enam melintas.

Sementara itu, kendaraan dari arah Pujon menuju Kota Batu akan diarahkan dari Simpang Empat Pesanggrahan menuju Jalan Panglima Sudirman. Di depan Perumahan Panorama diterapkan sistem contraflow pada lajur sisi selatan.

Baca Juga:
Pecinta Musik Padati BNS, Partilibur Caravan 2026 Hadirkan Pengalaman Konser yang Unik

Selanjutnya, di Simpang Empat BCA kendaraan diarahkan belok kiri mengikuti petunjuk petugas karena terdapat perlintasan dengan rute parade peserta Bantengan Nuswantara dari Jalan Gajah Mada.

Menurut AKP Matheus Jaka, kelancaran arus kendaraan sangat bergantung pada kondisi di Jalan Panglima Sudirman yang menjadi salah satu jalur utama kegiatan.

“Arus lalu lintas akan tetap berjalan normal apabila Jalan Panglima Sudirman steril dari peserta dan tidak terganggu parkir kendaraan penonton. Namun, apabila kondisi di jalur tersebut tidak memungkinkan, petugas akan segera mengalihkan arus ke jalur alternatif agar lalu lintas dari arah bawah menuju Pujon maupun sebaliknya tetap lancar,” jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk mematuhi rambu lalu lintas dan mengikuti seluruh arahan petugas selama kegiatan berlangsung.

“Kami mengimbau masyarakat agar mematuhi rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bersama selama Festival Bantengan Nuswantara berlangsung,” pungkasnya.