KETIK, MADIUN – Pemerintah Kota Madiun resmi melepas kontingen Gerakan Pramuka yang akan berlaga pada Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026.
Sebanyak 32 peserta terpilih dilepas langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kota Madiun.
Dalam sambutannya, Bagus Panuntun yang akrab disapa Mas Bagus menyampaikan bahwa kesempatan mengikuti Jambore Nasional merupakan kehormatan sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
"Kalian berangkat membawa nama baik Kota Madiun. Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya karena hanya datang lima tahun sekali. Kalian adalah anak-anak terpilih, jadi ikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, dengarkan arahan para pembina, dan jadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk masa depan," ujar Mas Bagus, Rabu, 5 Agustus 2026.
Kontingen Kota Madiun terdiri dari 32 peserta, masing-masing 16 putra dan 16 putri dari jenjang SMP/MTs sederajat.
Baca Juga:
Kenang Jasa Sang Proklamator, Ketua Kwarnas Pramuka Ziarah ke Makam Bung KarnoMereka akan mengikuti Jamnas XII yang digelar pada 12 hingga 21 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan Graha Wisata Pramuka Cibubur, Jakarta Timur.
Mas Bagus juga mengingatkan agar seluruh peserta tidak hanya aktif mengikuti setiap kegiatan, tetapi juga mampu menjadi duta Kota Madiun selama berada di Jambore Nasional.
Ia meminta para peserta menjalin pertemanan dengan anggota Pramuka dari berbagai daerah sekaligus memperkenalkan potensi, budaya, dan karakter masyarakat Kota Madiun.
"Perkenalkan Kota Madiun dengan sebaik-baiknya. Ceritakan kepada teman-teman dari seluruh Indonesia tentang kota kita, sehingga mereka mengenal Madiun sebagai daerah yang berprestasi, ramah, dan kaya budaya," katanya.
Baca Juga:
Profil AKBP Rizki Pratama, Kapolres Baru di Kota PendekarSelain itu, Pemerintah Kota Madiun berkomitmen memberikan dukungan penuh kepada para peserta, termasuk memastikan keberlangsungan pendidikan mereka selama mengikuti kegiatan nasional tersebut.
Mas Bagus menegaskan koordinasi dengan berbagai pihak akan dilakukan agar para anggota kontingen tidak mengalami kendala dalam proses belajar setelah kembali dari Jambore Nasional.
Sebelum prosesi pelepasan, suasana berlangsung semarak dengan penampilan berbagai atraksi dari para peserta.
Mereka menampilkan yel-yel, tari daerah, hingga atraksi pencak silat dari berbagai perguruan sebagai simbol kekompakan sekaligus kekayaan budaya yang dimiliki Kota Madiun.
Melalui keikutsertaan pada Jambore Nasional XII, kontingen Kota Madiun diharapkan tidak hanya membawa pulang pengalaman berharga, tetapi juga mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.(*)