KETIK, MALANG – Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Malang (Unisma) memberikan pendampingan Matematika Wajib gratis kepada siswa se-Indonesia. Pendampingan tersebut untuk mempersiapkan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMA di tahun 2026.

Para siswa kelas XII SMA sederajat turut antusias mengikuti program tersebut. Terbukti hingga saat ini terdapat sekitar 250 peserta yang mendaftar dari berbagai sekolah di Indonesia. 

Jumlah peserta dapat terus bertambah hingga batas waktu pendaftaran di akhir Oktober 2026. Pendampingan diberikan secara hybrid, dengan Kampus Unisma sebagai lokasi tempat pembelajaran luring. 

"Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi Prodi Pendidikan Matematika FKIP Unisma dalam memberikan layanan pendidikan yang dapat membantu siswa mempersiapkan diri menghadapi TKA melalui pembelajaran yang terstruktur, pembahasan materi, latihan soal, serta strategi penyelesaian masalah matematika," ujar Wakil Dekan III FKIP, Muhammad Badri, Selasa 6 Oktober 2026.

Ia juga mengapresiasi program tersebut dengan harapan dapat mendukung persiapan para siswa dalam menghadapi TKA. Nantinya program akan berlangsung di bulan Oktober 2026 pada hari Sabtu dan Minggu dengan total 12 kali pertemuan. 

Baca Juga:
Gelar Konferensi Internasional, Unisma Hadirkan Dosen Senior NTU Dr Willy A Renandya

"Setiap pertemuan berlangsung selama 90 menit dengan metode pembelajaran berupa diskusi interaktif, pembahasan konsep, serta latihan soal TKA," lanjutnya. 

Dosen-dosen dari Prodi Pendidikan Matematika akan turun langsung memberikan pendampingan dan mengajar para peserta. Peserta juga mendapatkan penguatan konsep dan strategi penyelesaian soal untuk menghadapi berbagai tipe soal yang akan muncul dalam TKA Matematika Wajib.

"Melalui program ini, kami berharap dapat memberikan manfaat bagi siswa yang membutuhkan pendampingan belajar, meningkatkan kesiapan akademik, serta membangun kepercayaan diri siswa dalam menghadapi TKA Matematika Wajib tahun 2026," pungkasnya. 

Baca Juga:
FKIP Unisma Beri Pendampingan Pengembangan Modul Ajar dengan Alur Merdeka pada Guru Bahasa Inggris