KETIK, LEBAK – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lebak yang juga Anggota DPRD Kabupaten Lebak, Junaedi Ibnu Jarta, menegaskan bahwa peringatan 27 Juli atau Kudatuli bukan sekadar agenda mengenang peristiwa sejarah partai, melainkan menjadi momentum penting untuk memperkuat ideologi dan semangat pengabdian seluruh kader kepada bangsa dan negara.

Hal tersebut disampaikan Junaedi kepada wartawan, Sabtu 25 Juli 2026, menjelang rangkaian peringatan 30 tahun Kudatuli yang digelar PDI Perjuangan.

Menurut Junaedi, peringatan Kudatuli memiliki makna strategis dalam membangun kesadaran ideologis kader agar semakin memahami nilai-nilai perjuangan partai yang telah ditempa melalui berbagai dinamika sejarah.

"Peringatan 27 Juli ini menjadi momentum refleksi ideologis bagi seluruh kader partai. Ini juga menjadi pemantapan gerak kader agar semakin mencintai partai dan semakin mantap mengabdikan diri kepada bangsa dan negara," kata Junaedi.

Ia menjelaskan, pendidikan politik dan pendidikan partai harus terus diperkuat sebagai bekal bagi kader dalam menghadapi tantangan zaman. 

Baca Juga:
Bicara Marhaenisme di RedTalks, Rocky Gerung Sebut Malang Peluang Jadi Arah Baru Nasionalisme

Menurutnya, pemahaman terhadap sejarah perjuangan partai merupakan fondasi penting dalam membangun karakter kader yang memiliki komitmen ideologis.

"Perjuangan melalui pendidikan partai dengan berbagai dinamika dan tantangan menjadi pengetahuan yang harus terus dimiliki kader. Dengan memahami sejarah perjuangan partai, seluruh kader akan semakin mantap secara ideologis," ujarnya.

Junaedi menambahkan, pemahaman terhadap sejarah partai akan menumbuhkan rasa memiliki di kalangan kader. Dari rasa memiliki tersebut akan lahir kecintaan terhadap partai, yang pada akhirnya diwujudkan dalam bentuk tanggung jawab nyata melalui kerja-kerja politik untuk kepentingan masyarakat.

"Kalau kader sudah memiliki rasa memiliki terhadap partai, maka akan tumbuh rasa mencintai. Ketika sudah mencintai, akan lahir tanggung jawab yang konkret untuk membesarkan partai. Pada akhirnya, partai harus tetap menjadi alat perjuangan bagi kepentingan rakyat," tegasnya.

Baca Juga:
RedTalks Malang Diserbu Anak Muda, PDI Perjuangan Jatim Kemas Politik Jadi Lebih Asyik

Ia berharap semangat yang diwariskan dari peristiwa Kudatuli dapat terus menjadi inspirasi bagi seluruh kader PDI Perjuangan untuk menjaga soliditas organisasi, memperkuat pendidikan politik, serta meningkatkan pengabdian kepada masyarakat dalam mewujudkan cita-cita perjuangan bangsa.(*)