KETIK, MALANG – ‎Ketua DPC PKB Kabupaten Malang, H Kholiq, menargetkan perolehan 14 kursi DPRD Kabupaten Malang sekaligus merebut posisi Ketua DPRD di Pemilu 2029. Selain itu, PKB Kabupaten Malang juga menyiapkan kader terbaik untuk maju sebagai Bupati Malang.
‎
‎Target tersebut disampaikan Kholiq dalam acara Pengukuhan Pengurus DPC PKB, Pelantikan DPAC PKB, dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) I DPC PKB Kabupaten Malang, Sabtu, 17 Oktober 2026.
‎
‎Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPR RI Ali Ahmad, jajaran pengurus partai, para ulama dan kiai, Ketua PCNU Kabupaten Malang H Hamim Kholili, anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Malang, serta sejumlah tokoh masyarakat.
‎
‎Abah Kholiq sapaan akrabnya menegaskan, pengukuhan dan pelantikan pengurus bukan sekadar seremoni atau pemberian jabatan, melainkan amanah untuk bekerja dan mengabdi kepada masyarakat.
‎
‎“Menjadi pengurus partai bukan sekadar mendapatkan jabatan atau menerima SK, tetapi merupakan amanah untuk bekerja dan mengabdi kepada masyarakat,” tegasnya.
‎
‎Ia mengingatkan seluruh pengurus DPC, DPAC, hingga jajaran partai di tingkat bawah agar aktif menjalankan tugas organisasi. Menurutnya, keberadaan pengurus harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan hanya tercatat dalam surat keputusan.
‎
‎Kepengurusan DPC PKB Kabupaten Malang periode 2026–2031, lanjut Kholiq, diisi berbagai kalangan, mulai dari petani, guru, pengusaha, perempuan, mantan aktivis mahasiswa, hingga generasi muda.
‎
‎Keberagaman tersebut dinilai menjadi modal penting untuk memperkuat organisasi sekaligus memperluas pengabdian PKB kepada masyarakat Kabupaten Malang.
‎
‎“Kita ingin seluruh pengurus benar-benar aktif dan memberikan manfaat,” ujarnya.
‎
‎Konsolidasi hingga Tingkat Desa
‎Usai pengukuhan, Kholiq meminta seluruh jajaran PKB Kabupaten Malang segera bergerak melakukan konsolidasi organisasi. Salah satu agenda terdekat adalah pelaksanaan musyawarah ranting (Mus ranting) di seluruh desa dan kelurahan.
‎
‎Ia menargetkan seluruh kepengurusan ranting PKB di Kabupaten Malang sudah terbentuk paling lambat akhir Desember 2026.
‎
‎Untuk mencapai target tersebut, Kholiq meminta pengurus DPC, DPAC, dan anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Malang bekerja bersama menyukseskan pembentukan kepengurusan di tingkat desa dan kelurahan.
‎
‎Ia juga menekankan pentingnya melibatkan perempuan dan generasi muda dalam struktur organisasi. Pengalaman para kader senior, menurutnya, perlu dipadukan dengan kreativitas anak muda agar PKB mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
‎
‎Konsolidasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pemilu dan Pilkada 2029.
‎
‎Kholiq menyadari, target politik yang telah ditetapkan membutuhkan kerja keras, kekompakan, serta pengabdian nyata. Karena itu, ia meminta seluruh kader tidak hanya berorientasi pada pencapaian elektoral, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan yang bermanfaat.
‎
‎Dorong Kader Aktif di Media Sosial
‎Selain penguatan organisasi secara langsung, Kholiq mendorong pengurus dan anggota Fraksi PKB memanfaatkan media sosial untuk membangun komunikasi dengan masyarakat.
‎
‎Platform seperti TikTok, Instagram, dan Facebook diharapkan menjadi sarana menyampaikan kegiatan partai, menyerap aspirasi, serta menjangkau kelompok masyarakat yang lebih luas, terutama generasi muda.
‎
‎Menurutnya, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan secara positif untuk mendukung kerja-kerja politik dan pelayanan masyarakat.
‎
‎Dengan demikian, aktivitas partai tidak hanya berlangsung dalam forum formal, tetapi juga hadir dalam ruang komunikasi digital yang kini banyak digunakan masyarakat.
‎
‎Rawat Sinergi PKB dan NU Dalam kesempatan tersebut, Kholiq juga menegaskan pentingnya menjaga hubungan historis antara PKB dan Nahdlatul Ulama (NU).
‎
‎Ia menyebut PKB lahir dari rahim NU melalui perjuangan para ulama dan kiai. Karena itu, sinergi kedua pihak perlu terus dirawat dengan tetap menghormati kemandirian masing-masing organisasi.
‎
‎Menurut Kholiq, hubungan yang baik tersebut diharapkan dapat terus memberikan kontribusi bagi kemaslahatan masyarakat Kabupaten Malang.
‎
‎Kantor DPC Dibuka untuk Masyarakat
‎Kholiq turut memperkenalkan kantor dan gedung baru DPC PKB Kabupaten Malang sebagai rumah bersama bagi seluruh kader sekaligus ruang terbuka bagi masyarakat.
‎
‎Ia mengajak masyarakat datang untuk bersilaturahmi, berdiskusi, menyampaikan aspirasi, maupun mengikuti berbagai kegiatan yang diselenggarakan di kantor tersebut.
‎
‎Berbagai fasilitas telah disediakan, mulai dari kopi dan akses Wi-Fi gratis hingga sarana olahraga seperti bulu tangkis, tenis meja, dan catur. Selain itu, terdapat Masjid Al-Iskandariyah yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan ibadah dan keagamaan.
‎
‎Kholiq berharap keberadaan fasilitas tersebut tidak sekadar menjadi pelengkap gedung, tetapi benar-benar hidup melalui aktivitas kader dan masyarakat.
‎
‎“Kantor ini adalah rumah kita bersama, sekaligus rumah yang terbuka bagi seluruh masyarakat Kabupaten Malang,” katanya.
‎
‎Melalui pengukuhan pengurus, pelantikan DPAC, dan Muskercab I, Kholiq berharap seluruh kader PKB Kabupaten Malang dapat menyatukan langkah, memperkuat organisasi, serta meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.
‎
‎Ia menegaskan, PKB harus hadir bukan hanya ketika momentum pemilu tiba, melainkan secara berkelanjutan berada di tengah masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi warga Kabupaten Malang. (*)
‎

Baca Juga:
Mahasiswa UIN Malang Turun ke Gubug Klakah, Digitalisasi Desa hingga UMKM Jadi Sasaran Pemberdayaan
Baca Juga:
‎DPRD Kabupaten Malang Terima Desakan MPPPI soal Sound Horeg, Perda Ketertiban Umum Jadi Sorotan!