KETIK, SERANG – DPD Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi Banten mengapresiasi penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pengemudi dan Awak Angkutan Umum 2026 yang digelar Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten bekerja sama dengan Jasa Raharja.
Kegiatan tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi pengemudi sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Ketua DPD Organda Banten, H. Emus Mustagfirin, mengatakan pelatihan seperti ini perlu dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk pembinaan terhadap para pengemudi angkutan umum.
"Kami mengucapkan terima kasih dan sangat mengapresiasi kegiatan ini. Harapannya, pelatihan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin," ujar Emus saat menghadiri pembukaan Diklat Pengemudi dan Awak Angkutan Umum 2026 di Aula Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Jumat, 26 Juni 2026.
Menurutnya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor transportasi merupakan salah satu kunci membangun budaya keselamatan berkendara. Ia menilai program pembinaan terhadap pengemudi telah terbukti memberikan dampak positif terhadap penurunan angka kecelakaan.
Baca Juga:
Lebih dari 1 Juta Penumpang Gunakan Kereta Api di Daop 8 Surabaya Selama Mei 2026Emus mencontohkan program pemilihan sopir teladan yang pernah digelar beberapa tahun lalu mampu meningkatkan kesadaran para pengemudi dalam mengutamakan keselamatan saat bertugas.
"Alhamdulillah, program seperti itu mampu membantu meminimalisir angka kecelakaan. Melalui diklat ini, peserta juga diharapkan menjadi duta keselamatan yang dapat membagikan ilmu dan pengalaman kepada rekan-rekan sesama pengemudi," katanya.
Ia menambahkan, materi pelatihan yang diberikan dinilai sangat relevan dengan kebutuhan pengemudi di lapangan, mulai dari teknik mengemudi yang aman, keselamatan berlalu lintas, hingga penanganan pertama dalam kondisi darurat.
"Mudah-mudahan ilmu yang diperoleh tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi dapat diterapkan di lapangan dan dibagikan kepada pengemudi lainnya," ujarnya.
Baca Juga:
Jangan Sampai Ditilang, Ini 15 Pelanggaran yang Jadi Target Operasi Patuh Semeru 2026 di PacitanSelain memberikan apresiasi kepada Dishub Provinsi Banten, Emus juga menyampaikan penghargaan kepada Jasa Raharja yang selama ini dinilai konsisten memberikan perlindungan kepada korban kecelakaan lalu lintas.
"Manfaat Jasa Raharja sangat dirasakan masyarakat transportasi. Saat terjadi musibah kecelakaan, pelayanannya cepat dan sangat membantu masyarakat," ungkapnya.
Ia berharap kolaborasi antara Organda, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, kepolisian, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), serta seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat demi meningkatkan keselamatan dan kualitas pelayanan angkutan umum di Provinsi Banten.
"Kami ingin terus menjaga harmonisasi dan kerja sama yang baik dengan semua pihak demi kemajuan transportasi dan keselamatan masyarakat," pungkasnya.
Diklat Pengemudi dan Awak Angkutan Umum 2026 diikuti para pengemudi angkutan umum dari berbagai daerah di Provinsi Banten. Kegiatan tersebut juga dihadiri perwakilan BPTD Wilayah II Banten, Direktorat Lalu Lintas Polda Banten, Dinas Kesehatan Provinsi Banten, serta sejumlah pemangku kepentingan di bidang transportasi.(*)