KETIK, TUBAN – Pemadaman listrik tidak hanya terjadi di Sumatera. Sejumlah daerah di Jawa Timur mengalami hal serupa, di antaranya Tuban, Lamongan dan Bojonegoro pada Jumat 22 Mei 026 pukul 21.00 WIB, tanpa peringatan tiba-tiba mati lampu.

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN/Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bojonegoro bergerak cepat melakukan pemulihan gangguan kelistrikan yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten. 

Pemadaman listrik akibat gangguan ini terjadi kerusakan pada interkoneksi transmisi 500 kV Ngimbang sejak pukul 20.30 WIB. Ratusan personel PLN diterjunkan untuk mengatasi gangguan agar sistem kelistrikan segera pulih kembali.

Humas PLN UP3 Bojonegoro, Budi Karyono menyampaikan, proses pemulihan dilakukan secara bertahap mulai dari monitoring sistem kontrol sampai penanganan langsung di lapangan.

Personel atau tim teknis gabungan terdiri dari petugas UP2B, UPT, GI, TRAGI, Distribusi, UP2D, UP3, dan ULP diterjunkan untuk melakukan penanganan intensif sekaligus menelusuri penyebab gangguan.

Baca Juga:
Listrik Padam 21 Hari dan Gas Langka, UMKM serta Nelayan di Abdya Menjerit

‎Budi Karyono menambahkan bahwa, para petugas terus bekerja untuk mempercepat normalisasi pasokan listrik kepada pelanggan terdampak.

“Secara bertahap upaya pemulihan terus kami lakukan. Tim teknis saat ini fokus melakukan penanganan intensif agar jaringan listrik segera kembali normal,” imbuhnya.

PLN juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan menunggu proses pemulihan yang sedang berlangsung. Informasi perkembangan penanganan gangguan akan disampaikan secara berkala melalui aplikasi PLN Mobile maupun layanan Contact Center PLN 123.

‎“Hingga saat ini petugas masih bekerja di lapangan untuk memastikan sistem kelistrikan kembali pulih,” tandasnya

Baca Juga:
Listrik Belum Menyala, Warga Babahrot Rebutan Air Bersih di Masjid dan Sungai

Sebelum gangguan di Ngimbang, gangguan jaringan PLN juga terjadi di wilayah sistem Sumatera Bagian Utara ( Sumbagut) wilayah Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri semua padam total sejak pukul 18.15 WIB tadi, karena gangguan besar di gardu induk utama transmisi lintas Sumatera.(*)