KETIK, MALANG – Momentum libur panjang Iduladha 2026 diprediksi akan meningkatkan mobilitas masyarakat menggunakan kereta api (KA). Selama periode 26 Mei hingga 1 Juni 2026, PT KAI menyediakan 40 ribu kursi untuk keberangkatan dari Stasiun Malang.

Dari jumlah tersebut, hingga saat ini sudah terjual sebanyak 29.837 tiket. Tercatat, sebanyak 14.568 penumpang akan berangkat dari Stasiun Malang dan 15.269 penumpang turun di stasiun tersebut.

Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan tingginya minat masyarakat menggunakan KA menunjukkan moda transportasi umum masih menjadi pilihan utama. Faktor kenyamanan, keamanan, dan ketepatan waktu menjadi alasan masyarakat memilih kereta api.

“Pada masa libur panjang seperti Iduladha, Stasiun Malang menjadi salah satu stasiun dengan aktivitas penumpang yang cukup tinggi,” ujarnya, Rabu, 27 Mei 2026.

Menghadapi arus mobilitas yang tinggi, PT KAI Daop 8 Surabaya terus berupaya memberikan pengalaman perjalanan terbaik serta meningkatkan kenyamanan bagi seluruh penumpang.

Baca Juga:
[FOTO] Black Embek Bikin Heboh! Arak-arakan Hewan Kurban di Masjid Noor Malang Curi Perhatian Warga

Sebagai upaya mendukung operasional selama masa libur panjang, KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan 12 perjalanan kereta api setiap hari dengan keberangkatan dari Stasiun Malang.

Selain menambah kapasitas perjalanan, KAI juga melakukan penguatan pelayanan di area stasiun, mulai dari optimalisasi petugas pelayanan, penambahan personel di area boarding, hingga peningkatan sistem informasi perjalanan.

Ia juga menambahkan bahwa kesiapan fasilitas stasiun menjadi perhatian utama dalam memastikan kenyamanan penumpang. Area ruang tunggu, area boarding, hingga kebersihan stasiun dipastikan dalam kondisi optimal selama masa libur panjang Iduladha.

“Kami juga mengimbau penumpang untuk datang lebih awal ke stasiun dan memperhatikan jadwal keberangkatan. Selain itu, ikuti selalu arahan petugas agar perjalanan berjalan aman dan lancar,” pungkasnya.

Baca Juga:
Iduladha 1447 H, Apotek Slamet Urip Cemorokandang Malang Berkurban Seekor Sapi dan 3 Ekor Kambing