KETIK, MALANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Malang menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemasyarakatan, Jumat, 8 Mei 2026. Sosialisasi yang digelar di Aula Lapas itu diikuti pegawai dan warga binaan sebagai upaya memperkuat kesadaran bahaya narkotika.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman seluruh peserta mengenai dampak buruk narkoba sekaligus membangun kesadaran kolektif agar terhindar dari penyalahgunaan zat terlarang.

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Malang, Endang Margiati, menegaskan pentingnya keseriusan seluruh peserta dalam mengikuti sosialisasi tersebut. Menurutnya, pemahaman mengenai bahaya narkoba menjadi salah satu kunci menjaga integritas lingkungan pemasyarakatan.

“Saya instruksikan kepada seluruh warga binaan maupun pegawai agar mengikuti dan memperhatikan materi yang disampaikan dengan baik. Jangan hanya sekadar hadir, tetapi resapi setiap informasi mengenai bahaya narkoba ini. Ini menjadi bekal penting agar kita semua memiliki kesadaran kolektif untuk menjauhi narkoba tanpa pengecualian,” tegas Endang.

Materi sosialisasi disampaikan oleh Penelaah Teknis Kebijakan BNN Kabupaten Malang, Dina Widyaningsih. Dalam pemaparannya, Dina menjelaskan bahwa narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga menghancurkan masa depan serta tatanan sosial keluarga.

Baca Juga:
Perketat Keamanan! Lapas Perempuan Malang Bareng APH Lakukan Operasi Blok Hunian

“Bahaya narkoba ini sangat nyata dan sistematis. Selain merusak organ tubuh dan kesehatan mental, narkoba juga menghancurkan masa depan serta tatanan sosial keluarga. Sekali mencoba, dampaknya bisa terasa seumur hidup. Oleh karena itu, kesadaran dini menjadi kunci utama untuk memutus mata rantai peredarannya,” jelas Dina.

Sepanjang kegiatan berlangsung, peserta tampak antusias menyimak materi yang disampaikan. Selain membahas dampak penyalahgunaan narkoba, sosialisasi juga menyoroti pentingnya pengawasan serta langkah pencegahan di lingkungan pemasyarakatan.

Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Malang berharap dapat menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari narkoba sekaligus mendukung terwujudnya pemasyarakatan yang berintegritas dan profesional. (*)

Baca Juga:
Terungkap! Ini Alasan Polisi Tes Urine Wisatawan Surabaya Korban Perusakan Pantai Wediawu di Kabupaten Malang