KETIK, JAKARTA – Masalah begal atau perampasan harta benda yang marak terjadi di Jakarta menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Tentara Nasional Indonesia (TNI) turut dilibatkan dalam misi ini.
Kepala Penerangan Kodam Jaya Letkol Arh. Noor Iskak dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat, 22 Mei 2026 mengatakan pihaknya bersama Polisi akan melakukan patroli
“Kami sudah melaksanakan patroli bersama mulai dari tingkat bawah. Nah, satuan-satuan yang kami libatkan selain dari satuan kewilayahan Koramil, Kodim kami juga melibatkan satuan batalion tempur,” ujarnya.
Karena, lanjut Ishak, keamanan suatu wilayah adalah, tanggung jawab bersama. Baik dari unsur kepolisian, maupun unsur TNI.
"Sehingga kehadirannya aparat di tengah-tengah masyarakat harapannya bisa memberikan rasa aman dan melindungi masyarakat," jelasnya.
Baca Juga:
Luncurkan Buku, Fahri Hamzah Tawarkan Visi Swasembada Papan 2045 di Tengah Tantangan Perumahan NasionalUntuk tugas TNI sendiri, Iskak mengatakan akan ikut berpatroli. Hal ini sebagai dukungan pengamanan di Jakarta dan sekitarnya yang sudah dibentuk bersama Tim Pemburu Begal.
Tim Pemburu Begal sendiri dibentuk oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Harapannya, kehadiran aparat ini, bisa mengurangi tindakan kriminal terkhusus begal di wilayah Jakarta dan sekitarnya. (*)