KETIK, PASURUAN – Mahasiswa PSDKU Universitas Brawijaya (UB) Kediri yang menjalani program magang di Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) Pasuruan turut berkontribusi dalam pengembangan wisata edukasi pergulaan melalui kehadiran Museum Gula Indonesia sebagai bagian dari kawasan wisata edukasi P3GI.

Kegiatan yang berlangsung pada 9 Februari–29 April 2026 tersebut melibatkan lima mahasiswa, yakni Refti Wulan Widyaningsih, Elisa Rahmawati, Elma Tria Ambarwati, Vebiana Ratna Sari, dan Firna Lisi Br. Sidabalok. Melalui program magang ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman belajar secara langsung mengenai industri gula nasional, tetapi juga berperan dalam mendukung pelestarian sejarah serta penyebarluasan informasi pergulaan kepada masyarakat.

Selama menjalani magang, mahasiswa terlibat dalam berbagai aktivitas yang berkaitan dengan wisata edukasi pergulaan. Kegiatan tersebut meliputi pendampingan pengunjung, pengenalan sejarah industri gula Indonesia, pemeliharaan koleksi dan artefak, hingga pengelolaan informasi yang mendukung kegiatan wisata edukasi di lingkungan P3GI.

Kehadiran Museum Gula Indonesia menjadi salah satu langkah transformasi yang dilakukan P3GI dalam mengembangkan wisata edukasi berbasis sejarah dan ilmu pengetahuan. Museum tersebut menyajikan berbagai koleksi sejarah, arsip, dokumentasi, serta perkembangan teknologi pergulaan dari masa ke masa yang dapat dipelajari oleh pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat umum.

Dengan adanya museum ini, wisata edukasi P3GI tidak hanya menjadi sarana rekreasi berbasis pengetahuan, tetapi juga berfungsi sebagai pusat pembelajaran mengenai sejarah dan perkembangan industri gula nasional. Pengunjung dapat mengenal lebih dekat perjalanan panjang industri gula Indonesia serta berbagai inovasi yang terus dikembangkan hingga saat ini.

Baca Juga:
Mahasiswa MBKM UB Kediri Kenalkan Budidaya dan Olahan Lele kepada Siswa SMAN 1 Taman

Sebagai salah satu lembaga penelitian gula tertua di Indonesia, P3GI memiliki kekayaan arsip, dokumen, dan artefak pergulaan yang menjadi sumber informasi penting bagi masyarakat. Kehadiran Museum Gula Indonesia semakin memperkuat peran P3GI sebagai pusat edukasi sekaligus pelestarian sejarah industri gula nasional.

Area Museum Gula Indonesia yang menampilkan berbagai koleksi dan informasi yang menjadi sarana edukasi bagi pengunjung untuk mengenal sejarah dan perkembangan pergulaan Internasional (Foto : Mahasiswa PSDKU UB Kediri)

Melalui keterlibatan mahasiswa PSDKU UB Kediri, berbagai informasi mengenai sejarah, penelitian, dan inovasi pergulaan dapat disampaikan kepada pengunjung dengan cara yang lebih menarik dan mudah dipahami. Kolaborasi antara dunia akademik dan lembaga penelitian ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas wisata edukasi sekaligus memperluas pemahaman masyarakat terhadap sektor pergulaan.

Program magang ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya memperoleh manfaat berupa peningkatan kompetensi akademik dan profesional, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan institusi mitra. Kehadiran Museum Gula Indonesia diharapkan dapat menarik lebih banyak masyarakat untuk mengenal sejarah, penelitian, dan inovasi pergulaan Indonesia serta memahami peran strategis industri gula dalam pembangunan nasional.

Baca Juga:
Tingkatkan Wawasan Pertanian, Mahasiswa MBKM UB Kediri Ikuti Program Bongkar Ratoon Tebu