KETIK, MALANG – Kebakaran melanda area lahan bambu di Jalan Halim Perdanakusuma, Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, pada Sabtu, 26 September 2026 siang. Kondisi vegetasi yang kering serta tiupan angin kencang membuat kobaran api dengan cepat membesar.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang, Pandu Rizki Darmawan, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 14.00 WIB dari seorang warga bernama Kiagus Firdaus.

"Setelah menerima laporan tersebut, kami langsung bergerak mengerahkan 10 personel beserta 3 unit armada mobil pemadam ke lokasi kejadian," jelasnya.

Petugas Damkar Kota Malang saat memadamkan kebakaran lahan bambu yang terjadi di Jalan Halim Perdanakusuma Kelurahan Cemorokandang Kecamatan Kedungkandang Kota Malang pada Sabtu, 26 September 2026 (Foto : Damkar Kota Malang)

Usai tiba di lokasi sekitar pukul 14.22 WIB, petugas Damkar Kota Malang langsung melakukan penanganan. Proses pemadaman berlangsung intensif dengan menghabiskan sekitar 12.000 liter air untuk menjinakkan api.

Baca Juga:
Sigap! Sinergi Warga, Babinsa dan Damkar Padamkan Kebakaran Lahan di Cemorokandang Malang

Dalam operasi pemadaman tersebut, petugas juga dibantu unsur Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta warga sekitar. Selain itu, petugas memfokuskan penyisiran pada bara api tersembunyi (hidden fire) di sela-sela tumpukan rumpun bambu agar tidak memicu munculnya titik api baru.

"Luas area yang terdampak kebakaran sekitar 200 meter persegi. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya setelah penanganan selama 47 menit, tepatnya pada pukul 15.10 WIB," terangnya.

Petugas Damkar Kota Malang saat memadamkan kebakaran lahan bambu yang terjadi di Jalan Halim Perdanakusuma Kelurahan Cemorokandang Kecamatan Kedungkandang Kota Malang pada Sabtu, 26 September 2026 (Foto : Damkar Kota Malang)

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Selain itu, tidak terdapat kerugian materi. Penyebab kebakaran masih belum diketahui.

Baca Juga:
Dapur Produksi Tempe di Malang Terbakar, Diduga Akibat Lalai Saat Merebus Kedelai

"Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih belum diketahui. Karena saat kejadian itu terjadi, api sudah langsung membesar dan kami fokus melakukan pemadaman agar tidak merambat ke area permukiman," tandasnya.