KETIK, BREBES
– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Brebes melaporkan adanya lonjakan signifikan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayahnya dalam sepekan terakhir. Lonjakan ini diketahui merupakah dampak dari siklus tahunan perubahan cuaca.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Brebes, dr. Heru Podmonobo mengungkapkan bahwa berdasarkan data terbaru selama satu minggu terakhir, tercatat ada 103 pasien ISPA dan 70 pasien yang harus menjalani rawat inap.
" Lonjakan kasus ISPA yang terjadi belakangan ini merupakan dampak dari siklus tahunan perubahan cuaca. Berdasarkan data satu minggu terakhir, tercatat ada 103 pasien yang menjalani rawat jalan dan 70 pasien harus dirawat inap," terang dr. Heru kepada ketik.com., Rabu 7 Oktober 2026.
Untuk mengantisipasi keluhan berat seperti sesak napas, kami sudah menginstruksikan seluruh rumah sakit, Puskesmas, dan klinik rawat inap di Kabupaten Brebes untuk memaksimalkan kapasitas bed tempat tidur agar penanganan pasien berjalan optimal."
Rumah Sakit dan Puskesmas Diminta Siaga
Menyikapi fenomena ini, Dinkes Brebes langsung bergerak cepat dengan mengeluarkan instruksi tegas ke seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Brebes. Seluruh rumah sakit (RS),
"Untuk mengantisipasi keluhan berat seperti sesak napas, kami sudah menginstruksikan seluruh rumah sakit, Puskesmas, dan klinik rawat inap di Kabupaten Brebes untuk memaksimalkan kapasitas bed tempat tidur agar penanganan pasien berjalan optimal." Tegasnya.
Optimalisasi fasilitas ini diprioritaskan untuk mengantisipasi dan menangani pasien ISPA yang datang dengan keluhan berat, seperti gejala sesak napas akut yang membutuhkan penanganan medis intensif.
Kadinkes menghimbau agar warga tidak panik.
Selain kesiapan fasilitas medis, Kadinkes juga meminta seluruh jajaran tenaga kesehatan untuk memperluas informasi dan penyuluhan kepada masyarakat agar tidak timbul kepanikan.
"Kami masyarakat untuk tetap tenang dan bijak dalam merespons gejala penyakit. Jika mendapati gejala ISPA yang tergolong ringan, warga tidak perlu panik meminta untuk dirawat inap. Sebagai gantinya, pasien bergejala ringan sangat dianjurkan untuk melakukan berobat jalan di faskes terdekat, Melakukan isolasi mandiri dirumah sampai kondisinya benar benar membaik," kata dr.Heru.
Pihak Dinkes menegaskan bahwa penanganan yang tepat dan terukur dari masyarakat akan sangat membantu menjaga kapasitas fasilitas kesehatan agar tetap mampu melayani pasien yang benar-benar dalam kondisi darurat atau bergejala berat. (*)
Kasus ISPA Melonjak Akibat Siklus Tahunan, Dinkes Brebes Instruksikan Pasilitas Kesehatan Maksimalkan Kapasitas Kasur
7 Okt 2026 • 20:46
Kadinkesda Brebes, dr. Heru Podmonobo saat dampingi anggota DPRD Brebes kunjungi fasilitas kesehatan (Foto: Instagram Dinkesda Brebes for ketik.com)
Tags:
Dinkes Brebes Ispa Melonjakan Signifikan Siklus Tahunan Maksimalkan Kapasitas dr Heru Podmonobo
Berita Lainnya oleh Makroni