KETIK, BOJONEGORO – Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). Salah satu langkah yang dilakukan yakni menjalin silaturahmi dengan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Bojonegoro Pusat Madiun di Jalan Kolonel Sugiono, Kecamatan Bojonegoro, SeniN, 3 Agustsu 2026.

Dalam kunjungan tersebut, AKBP Yenni Diarty didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Bojonegoro. Kehadiran rombongan disambut langsung Ketua PSHT Cabang Bojonegoro Pusat Madiun, Wahyu Subakdiono, bersama para pengurus.

Selain memperkenalkan diri sebagai Kapolres Bojonegoro yang baru, AKBP Yenni memanfaatkan pertemuan itu untuk mempererat komunikasi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Bojonegoro tetap kondusif.

Ketua PSHT Cabang Bojonegoro Pusat Madiun, Wahyu Subakdiono, menyatakan organisasinya siap mendukung langkah Polres Bojonegoro dalam menciptakan keamanan di wilayah tersebut.

> "Keluarga besar PSHT Cabang Bojonegoro siap menjaga Harkamtibmas di wilayah Bojonegoro agar tetap aman, damai, dan kondusif," tegasnya.

Baca Juga:
Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty Temui Bupati Setyo Wahono, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Dalam kesempatan itu, Kapolres menegaskan bahwa perguruan pencak silat memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh keluarga besar PSHT untuk terus memupuk persaudaraan serta mengingatkan seluruh anggota, termasuk hingga tingkat ranting, agar senantiasa menjaga hubungan harmonis dengan seluruh perguruan silat di Bojonegoro.

> "Intinya mari bersama-sama menjaga Harkamtibmas atau Jogo Bojonegoro. Saling mengingatkan anggotanya hingga tingkat ranting untuk menjaga kerukunan antarperguruan silat yang lain di Bojonegoro," ujar Kapolres.

AKBP Yenni juga mengungkapkan bahwa Polres Bojonegoro telah membentuk Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP) sebagai wadah komunikasi antarpaguyuban pencak silat. Forum tersebut diharapkan menjadi ruang musyawarah untuk menyelesaikan berbagai persoalan secara damai sehingga potensi konflik dapat diantisipasi sejak dini.

Kapolres berharap sinergi yang telah terjalin antara kepolisian dan seluruh organisasi pencak silat terus diperkuat. Menurutnya, dukungan dari berbagai perguruan silat menjadi salah satu kunci dalam menciptakan situasi keamanan yang aman, damai, dan kondusif sekaligus mempererat persatuan masyarakat di Kabupaten Bojonegoro. (*)

Baca Juga:
Turnamen Voli TMMD 129 Bojonegoro Rajut Kebersamaan Warga Kesongo