KETIK, TUBAN – Ribuan kilometer dari tanah air tidak memadamkan semangat warga Tuban menjaga tradisi. Di tengah padatnya rangkaian ibadah haji 1447 H/2026 M, jemaah haji Kloter 27 asal Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menghadirkan suasana malam Jumat khas Nusantara di Hotel Masjid Faris Adyat 2, Makkah, Saudi Arabia.
Setiap malam Jumat, ruang tempat ibadah hotel tersebut di padati 380 jemaah haji putra dan putri. Mereka khidmat melantunkan pembacaan kitab Albarzanji, Mahallul Qiyam, hingga tahlilan bersama. Gema sholawat dan doa ini menjadi pemandangan unik yang menghangatkan suasana di kota suci Makkah.
“Alhamdulillah, kegiatan ini menjaga tradisi Nusantara walau di Saudi Arabia. Semua jemaah mengikuti kegiatan tahlil, alberjanji sangat antusias dan khidmat. Bahkan, ruangan tidak muat,” ujar H. Mukson, Pembimbing Ibadah Haji KBIH Assa'diyah MWC NU Senori, Kamis 22 Mei 2026 malam.
Menurut H. Mukson, tradisi malam Jumat menjadi pengobat rindu bagi jemaah yang jauh dari kampung halaman tanah air. Selain itu, lantunan sholawat dan tahlil juga mempererat kebersamaan antar jemaah sebelum memasuki puncak ibadah haji.
Baca Juga:
Keberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Berakhir, 30 JCH Gagal Berangkat Kata Ketua PPIH Jatim“Ini bukan sekadar ibadah, tapi juga penawar kangen suasana malam Jumat di Tuban,” ujarnya.
Ia menambahkan saat ini jemaah Kloter 27 berada di masa persiapan fase Armuzna (Arafoh, Muzdalifah dan Mina) Paska sebelum berada di Makkah, Jemaah haji telah menunaikan ibadah sunah dan sholat Arbain selama 8 hingga 9 hari di Madinah sejak 7 Mei 2026.
Di Makkah, waktu luang di hotel dimanfaatkan Jemaah haji untuk mematangkan persiapan fisik dan batin guna mengikuti puncak haji. Cuaca panas menjadi tantangan tersendiri bagi jemaah, sehingga menjaga stamina menjadi prioritas utama.
Puncak ibadah haji sendiri dijadwalkan pada 26 Mei 2026 di tandai wukuf di Arafah. Hingga terbenamnya matahari, jemaah akan bergeser untuk bermalam atau mabit di Muzdalifah.
Baca Juga:
Lepas Kloter Terakhir, Khofifah Syukuri Pemberangkatan Jemaah Haji 2026 Jatim LancarPada 27 Mei, rangkaian kegiatan Jemaah haji melakukan lempar Aqobah, termasuk kurban, dan tahallul atau potong rambut.
Jika seluruh rangkaian selesai di Mina, para jemaah meninggalkan kota Mina lewat 2 pilihan yakni Nafar awal dan Nafar Shani. Apabila Nafar Ula mengalikan Mina menuju hotel Makkah di 29 Mei dan bila ambil Nafar Shani maka kembali ke hotel makkah 30 Mei 2026 mendatang.
H. Mukson melaporkan seluruh jemaah Kloter 27 saat ini dalam keadaan kondisi sehat walafiat. Ia menitipkan pesan kepada keluarga di Tuban agar mendoakan kelancaran seluruh rangkaian ibadah haji.
“Mohon doa restu dari kampung halaman semoga jemaah haji khususnya kloter 27 diberikan kesehatan, kekuatan fisik, dan kelancaran dalam melewati rute-rute suci rukun Islam ke lima,”terangnnya.
Ia berharap tradisi baik yang dibawa dari Nusantara ini bisa terus terjaga hingga jemaah kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
"tradisi malam Jumat ala jemaah haji Tuban membuktikan, akar budaya dan amaliah keagamaan ke-NU-an tetap hidup meski berada di jantung Tanah Suci," tutup PIH KBIH Assa'diyah MWC NU Senori H Mukson.(*)