KETIK, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis, Jawa Timur masuk dalam daftar daerah dengan suhu tertinggi di Tanah Air. Dalam rekapan pengamatan BMKG periode 15 Mei 2026 pukul 07.00 WIB hingga 16 Mei 2026 pukul 07.00 WIB, beberapa titik di Jawa Timur mencatat suhu di atas 35 derajat Celsius.
Cuaca panas sendiri sangat berdampak langsung pada tubuh dengan memicu dehidrasi, kelelahan ekstrem (heat exhaustion), hingga kondisi darurat medis seperti serangan panas (heatstroke). Jika ini dibiarkan, resikonya bisa berbahaya bagi tubuh.
dr. Robby Firmansyah Murzen dikutip dari alodokter pada Selasa 19 Mei 2026 mengatakan, panas yang berlebihan bisa membawa dampak buruk terhadap kesehatan tubuh. "Tubuh dapat mengalami dehidrasi atau kehilangan banyak cairan ketika mengalami panas yang berlebihan," katanya.
Dampaknya, tubuh bisa lemas, pusing, dan hilang kesadaran. Dehidrasi yang tidak tertangani, dikatakan bisa mengakibatkan gangguan ginjal. Selain gangguan ginjal, ia mengaku bisa dapat menyebabkan munculnya ruam panas atau heat exhaustion.
"Heat exhaustion yang tidak tertangani dengan baik akan berkembang menjadi heatstroke.
Ini merupakan kondisi darurat medis yang ditandai dengan suhu tubuh yang tinggi (>40°C), perubahan kesadaran, bahkan kejang atau penurunan fungsi organ vital," katanya.
Baca Juga:
Kota Mojokerto dan Pasuruan Diprakirakan Cerah 7 Mei 2026Dilanjutkan Robby, eatstroke dapat mengancam nyawa jika tidak ditangani segera. Oleh sebab itu, ketika mengalami gejala panas yang berlebihan, disarankan untuk menghentikan aktivitas dan segera berteduh ke area yang sejuk, seperti ruangan ber-AC atau di bawah pohon rindang.
Kemudian, konsumsilah air putih yang banyak secara perlahan agar tubuh terhidrasi dengan baik. "Untuk membantu menurunkan suhu tubuh, kompres area leher, ketiak, dan lipatan paha dengan handuk basah. Ganti atau pastikan bahwa pakaian yang digunakan longgar dan menyerap keringat, sehingga panas tidak terjebak di dalam tubuh," pungkasnya. (*)