KETIK, TULUNGAGUNG – Sebanyak 7.000 warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Tulungagung Pusat Madiun mengikuti Tasyakuran Warga Baru PSHT Tahun 2026 di kawasan helipad Waduk Wonorejo, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, Minggu, 25 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan sekaligus mengingatkan anggota PSHT agar menjaga kedamaian dan persatuan di tengah masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, yang hadir dalam acara tersebut, mengajak seluruh warga baru PSHT memahami dan menerapkan nilai-nilai luhur pencak silat dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menegaskan bahwa pencak silat bukan sekadar seni bela diri, melainkan warisan leluhur yang mengajarkan budi pekerti, kedisiplinan, integritas, dan solidaritas.
Menurut Ahmad Baharudin, nilai-nilai tersebut harus tercermin dalam perilaku setiap anggota, termasuk dalam menjaga toleransi dan memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Baca Juga:
Menyatu dengan Akar Rumput, Plt Bupati Tulungagung Hadiri Silaturahim Jogo Tulungagung di KedungwaruIa juga mengingatkan seluruh keluarga besar PSHT agar tidak mudah terprovokasi dan menghindari tindakan yang berpotensi memicu konflik. Ia meminta para pendekar mengedepankan sikap bijak serta ikut menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Tulungagung.
"Jangan mau dipancing konflik. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Tulungagung," serunya.
Pada kesempatan itu, Ahmad Baharudin turut mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan kegiatan. Menurutnya, koordinasi antarlembaga berperan penting dalam menjaga kelancaran acara yang dihadiri ribuan warga baru PSHT tersebut.
Sejumlah pihak yang terlibat dalam pengamanan meliputi Polda Jawa Timur, Polres Tulungagung, Kodim 0807, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), petugas pemadam kebakaran, serta Pamter PSHT.
Baca Juga:
Wayang Kulit Kolosal Meriahkan HUT ke-821 Tulungagung, Lakon Gatotkaca Penuh MaknaSinergi seluruh unsur tersebut mendukung pelaksanaan tasyakuran agar berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Melalui kegiatan ini, Ahmad Baharudin berharap hubungan persaudaraan antarwarga PSHT semakin kuat. Ia juga mendorong organisasi tersebut terus melestarikan pencak silat sebagai budaya bangsa sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Ia menekankan pentingnya peran seluruh anggota PSHT dalam menjaga situasi Kabupaten Tulungagung agar tetap aman, damai, dan kondusif. (*)