KETIK, PEMALANG – Bakal calon kepala desa petahana, Purwati, menanggapi isu dugaan korupsi yang disebut-sebut mengarah kepada dirinya menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Pamutih 2026 di Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

‎Dalam acara silaturahmi dan ramah tamah bersama warga di Dukuh Siceblong, Sabtu malam, 10 Oktober 2026, Purwati meminta masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh isu yang beredar.

‎Ia juga menyampaikan bahwa selama menjabat sebagai kepala desa, dirinya merasa telah menjalankan tugas tanpa tersangkut persoalan hukum.

‎“Alhamdulillah, Bu Kades selama menjabat delapan tahun perlu panjenengan ingat dan panjenengan cermati. Bahwasanya Bu Kades sudah mendapatkan rekom dari beliau Pak Bupati. Karena apa? Selama menjabat diparingi lancar mulus, ora ono sangkutan hukum,” ujar Purwati di hadapan warga.

‎Purwati juga menyinggung isu yang menyebut dirinya melakukan korupsi. Ia meminta warga untuk menyikapi kabar tersebut secara bijak dan tidak langsung mempercayainya tanpa kejelasan.

Baca Juga:
Matangkan Persiapan Pilkades 2027 di 14 Desa, Pemkot Batu Mulai Hitung Kebutuhan Anggaran

‎“Jadi kalau ada suara-suara Bu Lurah korupsi, abaikan. Angger korupsi jangan lurah. Lurah kui pegawai paling cere, pegawai paling teteore. Yen pejabat tinggi bae di kerangkeng, opo maning lurah,” ucapnya menggunakan bahasa lokal.

‎Pernyataan tersebut disampaikan Purwati sebagai tanggapan atas isu yang beredar menjelang tahapan Pilkades Pamutih 2026. Namun, dalam informasi yang disampaikan pada acara tersebut, belum terdapat keterangan mengenai bukti maupun laporan resmi yang mendasari isu dugaan korupsi tersebut.

‎Purwati Tanyakan Ketulusan Dukungan Warga

‎Dalam kesempatan yang sama, Purwati juga menanyakan secara langsung kepada warga mengenai ketulusan dukungan mereka apabila dirinya kembali maju dalam Pilkades Pamutih 2026.

Baca Juga:
Miris! Warga Tasikrejo Pemalang Masih BAB di Jamban Helikopter, Slamet Ramuji Siapkan Langkah Penanganan

‎“Sebeneré panjenengan, inyong maju maning-maning kui tulus ikhlas apa ora?” tanya Purwati.

‎Pertanyaan tersebut mendapat jawaban dari warga yang hadir. Sejumlah warga menyatakan dukungannya, bahkan ada yang menyampaikan harapan agar Purwati melanjutkan kepemimpinannya untuk periode berikutnya.

‎Dukungan juga disampaikan Kusnadi, salah seorang warga yang mengaku siap mendukung Purwati dalam Pilkades Pamutih 2026. Ia menilai Purwati sebagai sosok yang ramah, baik, dan bersedia membantu masyarakat.

‎“Baik, ramah, kerjanya bagus, suka menolong orang sakit,” kata Kusnadi.

‎Pilkades Pamutih 2026 menjadi momentum bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin desa berikutnya. Menjelang pelaksanaan pemilihan, informasi yang beredar di tengah masyarakat perlu disikapi secara cermat dengan mengedepankan fakta dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.(*)