KETIK, MANADO – Gempa magnitudo (M)7,7 di Filipina Selatan pada Senin pagi, berpotensi tsunami di Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Kalimantan Timur dan Maluku Utara.
Genpa tersebut, kata Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dengan jarak 236 km barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.Laporan Meteorologi
Gempa itu terjadi pada Senin pukul 06.37.42 WIB dengan jarak 236 km barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.
Gempa di selatan Filipina tersebut berada di kedalaman 105 km, dengan titik koordinat 5,69 LU – 125,05 BT.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Manado, Tony Agus Wijaya mengatakan peringatan dini Tsunami dikeluarkan untuk wilayah Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut dan Kaltim.
Baca Juga:
Monsun Australia Aktif Jadi Faktor Penyebab Cuaca Panas di Sumsel, BMKG: Waspada Karhutla!"Rekomendasi BMKG Evakuasi untuk Pemerintah Daerah Kepulauan Sangihe dengan status ancaman Siaga pada pukul 07:51 Wita, Kota Manado dengan status ancaman Siaga pada pukul 08:12 Wita, Minahasa Utara bagian utara pada pukul 08:12 Wita dan Minahasa bagian utara dengan status ancaman Siaga pada pukul 08:14 Wita," jelasnya dalam keterangan resmi Senin (8/5/2026).
Gempa tersebut cukup membuat panik warga di Manado, Minahasa Utara, Minahasa, Kota Bitung, Kota Kotamobagu, dan Bolaang Mongondeo serta di daerah Kabupaten Kepulauan. (*)