KETIK, MALANG – Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari Malang yang merupakan Unit Pelaksana Teknis Kementerian Pertanian RI telah mengekspor lebih dari 35 ribu dosis semen beku ke 11 negara.
Kepala BBIB Singosari drh. Akbar Yasin menjelaskan kesebelas negara yang menjadi sasaran ekspor yakni Malaysia, Timor Leste, Kamboja, Nigeria, Afghanistan, Madagaskar, Myanmar, Tanzania, Zimbabwe, Ethiopia dan Kyrgyzstan.
"Alhamdulillah sekitar 4,7 juta dosis bisa kita keluarkan kapanpun ketika negara-negara lain membutuhkan keberadaan semen beku dan jumlahnya cukup tersedia untuk kebutuhan masyarakat kita. Jumlah yang dimiliki bisa untuk kebutuhan 3 tahun ke depan," katanya pada Minggu, 28 Juni 2026.
Ia menjelaskan bahwa BBIB Singosari sukses memproduksi sekaligus mendistribusikan semen beku unggul untuk memenuhi sekitar 70 persen kebutuhan nasional.
Berdasarkan data yang dihimpun hingga semester pertama tahun 2026, BBIB Singosari telah memproduksi sebanyak 895.559 dosis semen beku dengan total stok mencapai sekitar 4,7 juta dosis.
Baca Juga:
Gubernur Khofifah Apresiasi Inovasi RSSA, Rawat Pasien ICU Tanpa Perlu Pindah Kamar"Stok tersebut mampu memenuhi kebutuhan program inseminasi buatan nasional dalam beberapa tahun ke depan," ujarnya.
Di sisi lain, BBIB Singosari saat ini memiliki 192 pejantan unggul yang terdiri atas berbagai rumpun sapi potong, sapi perah, kambing dan domba.
Beberapa di antaranya adalah sapi Belgian Blue, Wagyu, Limousin, Simmental, Angus, Brahman, sapi Bali, sapi Madura, Peranakan Ongole hingga Friesian Holstein.
Di sisi lain, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan keberadaan BBIB Singosari merupakan aset strategis nasional yang selama ini berperan besar dalam meningkatkan mutu genetik ternak melalui pengembangan teknologi reproduksi dan produksi semen beku berkualitas.
Baca Juga:
Bripda Ali Topan Harumkan Nama Polresta Malang Kota di Bhayangkara Run Blitar 2026Tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, lanjutnya, BBIB Singosari juga telah berkembang menjadi salah satu pusat produksi semen beku unggul berstandar internasional yang melayani kebutuhan inseminasi buatan di berbagai negara.
“Potensi besar yang dimiliki BBIB Singosari harus dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh provinsi. Teknologi reproduksi yang dikembangkan di sini dapat menjadi pengungkit peningkatan produktivitas peternakan nasional," tutur khofifah. (*)