KETIK, BATU – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batu menanggapi ramainya kabar di media sosial terkait hasil Olimpiade Sains Nasional tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K) 2026.
Lewat Surat Pemberitahuan Nomor 420/755/35.79.401/VI/2026 yang ditandatangani secara elektronik oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Alfi Nurhidayat.
Disdik Kota Batu menegaskan bahwa hasil resmi peserta asal Kota Batu belum diumumkan oleh pemerintah pusat dan meminta masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa Kota Batu masih termasuk salah satu dari 13 kabupaten/kota di Indonesia yang belum menerima hasil resmi OSN-K dari Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Kondisi itu mengacu pada Surat Kepala Puspresnas Nomor 1194/B/H3/PN.00/2026 tertanggal 27 Juni 2026.
Keterlambatan pengumuman tersebut berlaku untuk jenjang SD/MI maupun SMP/MTs sederajat. Situasi itu memicu beredarnya berbagai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya sehingga menimbulkan kebingungan di kalangan sekolah, peserta, maupun orang tua.
Baca Juga:
Sengketa Sumber Air Belum Tuntas, DPRD Kota Batu Pertanyakan Komitmen Yayasan Al-HikmahKarena itu, Dinas Pendidikan Kota Batu meminta seluruh kepala sekolah, baik negeri maupun swasta, menyampaikan informasi yang benar kepada guru, peserta OSN-K, dan wali murid agar tetap menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.
“Kami meminta Bapak/Ibu Kepala Sekolah menyampaikan kepada guru, siswa peserta OSN-K, maupun orang tua agar bersabar terlebih dahulu menunggu hasil resmi yang akan diumumkan pemerintah,” demikian bunyi surat pemberitahuan tersebut.
Disdik Kota Batu juga mengimbau masyarakat agar tidak menjadikan informasi di media sosial sebagai rujukan sebelum ada pengumuman resmi dari kementerian.
“Masyarakat diimbau tidak mudah terpancing oleh informasi yang beredar di media sosial. Saat ini Dinas Pendidikan Kota Batu masih terus berkoordinasi dengan Kepala Pusat Prestasi Nasional terkait pengumuman hasil OSN-K yang telah dilaksanakan di Kota Batu,” tulis Alfi.
Baca Juga:
Selamatan Desa dan Pengajian, Mas Heli Ajak Warga Sumberbrantas Syukuri Hasil BumiMenurutnya, setelah hasil resmi diterima dari pemerintah pusat, informasi akan segera disampaikan kepada seluruh sekolah dan masyarakat melalui mekanisme resmi yang telah ditetapkan.
Sebelumnya, media sosial dihebohkan oleh unggahan akun Instagram @olimpiadefolk yang menyebut seluruh peserta OSN asal Kota Batu gagal melanjutkan ke tahap berikutnya akibat dugaan kelalaian administrasi Dinas Pendidikan Kota Batu.
Unggahan tersebut memicu beragam komentar warganet yang mempertanyakan proses pendaftaran peserta.
Menanggapi isu tersebut, Dinas Pendidikan Kota Batu telah membantah tudingan adanya kelalaian dalam pengunggahan dokumen administrasi peserta.
Dinas memastikan seluruh persyaratan telah dikirim melalui sistem resmi penyelenggara dan seluruh proses memiliki bukti administrasi yang lengkap.
Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Batu, Cahyawisesa Sri Rama Atmaja, sebelumnya menjelaskan bahwa seluruh dokumen yang dipersyaratkan telah diunggah sesuai ketentuan penyelenggara.
“Semua sudah kami unggah sesuai ketentuan. Kami memiliki bukti unggah dan seluruh persyaratan di sistem sudah dinyatakan lengkap. Jika memang ada kekurangan, tentu penyelenggara akan memberikan pemberitahuan. Faktanya, tidak pernah ada informasi bahwa berkas kami kurang,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh dokumen pendukung, mulai dari tautan video, berita acara, hingga persyaratan administrasi lainnya telah diunggah melalui aplikasi resmi OSN.
Setelah seluruh tahapan selesai, status administrasi peserta juga dinyatakan lengkap oleh sistem, sehingga Dinas Pendidikan masih menunggu hasil resmi yang akan diumumkan oleh pemerintah pusat.(*)