KETIK, MALANG – Ketua Komisi C DPRD Kota Malang Muhammad Anas Muttaqin atau akrab disapa Sam Anas, menggelar Riding Riang Gembira dipadukan dengan aksi sosial dan kepedulian terhadap fasilitas publik di Kota Malang, Minggu, 19 Juli 2026.

‎Kegiatan yang menggandeng komunitas Malang Vespa (Malves) ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Muharram dan Harlah ke 28 PKB.

‎Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang berkumpul para pecinta Vespa, tetapi juga diisi dengan santunan kepada anak yatim, pengecatan ulang halte yang menjadi sasaran vandalisme, aksi bersih-bersih lingkungan, hingga kampanye tertib berlalu lintas.

Ketua Komisi C DPRD Kota Malang saat membersihkan fasum jadi sasaran vandalisme. (Foto: Sam Anas for Ketik.com)

Sam Anas mengatakan komunitas Vespa memiliki potensi besar untuk ikut berkontribusi membangun Kota Malang melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

‎"Hari ini kami riding bersama teman-teman Malves. Sekaligus ada beberapa kegiatan sosial, mulai santunan anak yatim hingga membersihkan dan melakukan makeover halte yang terkena vandalisme. Kami ingin halte kembali bersih, nyaman, dan layak digunakan masyarakat," ujarnya, Senin, 20 Juli 2026.

‎Ia menambahkan, kegiatan serupa tidak akan berhenti pada satu lokasi saja. Ke depan, pengecatan dan perbaikan halte akan dilakukan secara bertahap di sejumlah titik lain di Kota Malang.

‎"Vespa saat ini sedang menjadi tren dan komunitasnya sangat solid. Kami ingin teman-teman komunitas Vespa turut berkontribusi dalam memajukan Kota Malang melalui kegiatan-kegiatan sosial seperti ini," kata anggota fraksi PKB ini.

‎Wakil Ketua Malves, Trio, menjelaskan keterlibatan komunitasnya didasari semangat untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya tertib berlalu lintas.

‎"Kami fokus pada aksi kebersihan lingkungan. Halte-halte yang menjadi sasaran vandalisme kami bersihkan dan dicat ulang. Selain itu, kami juga mengampanyekan pentingnya tertib berlalu lintas kepada seluruh pengguna jalan," ujarnya.

‎"Kami ingin menunjukkan bahwa komunitas Vespa bukan hanya hobi berkendara, tetapi juga hadir memberikan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial," katanya.

‎Kegiatan yang diikuti sekitar 50 unit Vespa itu berlangsung tertib dengan melibatkan para anggota dalam pengecatan fasilitas umum, penyaluran bantuan sosial, dan aksi gotong royong membersihkan lingkungan. (*)

Baca Juga:
PHRI: Okupansi Hotel Kota Malang Tertinggi di Jatim Saat Libur Sekolah, Capai 90 Persen
Baca Juga:
PHRI Kota Malang Dorong Kolaborasi Antarhotel untuk Perkuat Industri Perhotelan