KETIK, TRENGGALEK – Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin mengambil langkah strategis dengan menyiapkan tempat relokasi kafe yang selama ini beroperasi di sekitar Jalan Brigjen Sutran.
Kafe-kafe tersebut akan direlokasi ke Food Court Pasar PON setempat.
Hal ini dimaksudkan untuk menghidupkan kembali aset Pemkab sekaligus sebagai upaya penataan kawasan kota.
Mas Ipin mengatakan, relokasi itu dimaksudkan bukan hanya sebatas atau sekedar memindahkan tempat usaha, namun lebih dari itu untuk kembali memfungsikan bahu jalan agar tidak digunakan sebagai tempat perdagangan yang berpotensi menimbulkan mengganggu kenyamanan dan keselamatan.
Baik pedagang ataupun pengunjung.
Baca Juga:
Pemkab Trenggalek Segera Normalisasi Sungai Ngasinan untuk Antisipasi Banjir"Saya sudah bertemu dengan beberapa pengusaha kafe dan resto. Intinya Pemkab akan memindahkan warung di sekitar jalan Brigjen Sutran demi keselamatan," ucapnya, Selasa, 3 Oktober 2026.
Kemudian, ia menyebut, pengelolaan food and court akan menggunakan konsep food hall. Di mana beberapa merek kuliner bisa berkumpul di satu kawasan.
Pendeknya, pengelolaanya dilakukan secara kolektif atau bersama-sama.
Selain itu, Pemkab juga akan memberikan fasilitas atau kesempatan untuk memanfaatkan bangunan secara gratis pada tahun pertama.
Baca Juga:
Jalan Sehat Sarungan, Cara Warga Trenggalek Peringati Hari SantriTapi untuk biaya listrik dan operasional lainnya ditanggung oleh masing-masing pelaku usaha.
"Paling tidak keberadaan food and court bisa menjadi daya ungkit aset daerah untuk lebih produktif serta membuka ekonomi bagi bagi masyarakat Trenggalek," ungkapnya.
Tak hanya itu, lanjutnya, lokasi yang akan ditempati dinilai cukup strategis, Karena berada di sekitar atau dekat terminal dan pasar.
Kemudian juga memiliki ruang terbuka hijau, omfiteater mini untuk kegiatan pertunjukan, dan arena yang memungkinkan jadi magnet untuk mengunjungi kuliner dengan tata kelola duduk di luar ruangan.
"Yang jelas tempatnya cukup bagus dan menjanjikan dengan areal parkir yang cukup luas," tandasnya.
Ia berharap aga food and court di Pasar PON tidak hanya untuk tempat berjualan, namun juga bisa dijadikan tempat kuliner. Tak terkecuali tempat berkumpulnya masyarakat.
"Kita berharap semua bisa berjalan lancar," tutupnya (*)