KETIK, SITUBONDO – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Situbondo (Harjakasi) ke-208 sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo menggelar ziarah ke makam Pahlawan Nasional KH Asad Syamsul Arifin dan para mantan Bupati Situbondo, Rabu 12 Agustus 2026.
Kegiatan ziarah tersebut, selain sebagai bentuk penghormatan kepada Pahlawan Nasional KHR. Asad Syamsul Arifin, Pateh Saleh, Bupati Situbondo Diaman, Suroso dan Dadang Wigiarto, juga menjadi momentum untuk mengenang jasa serta perjuangan para pemimpin yang telah memberikan kontribusi bagi pembangunan di Kabupaten Situbondo.
Kegiatan ziarah yang dipimpin oleh Yusuf Rio Wahyu Prayogo Bupati Situbondo bersama Ulfiyah Wakil Bupati Situbondo diikuti Dandim 0823 Situbondo, Kapolres Situbondo dan Forkopimda lainnya serta pejabat pemkab Situbondo diawali dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan tabur bunga.
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo dalam kesempatan tersebut, mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan Harjakasi sebagai momentum memperkuat rasa cinta terhadap daerah serta meneruskan cita-cita para pendahulu dalam membangun Situbondo.
“Ziarah ini merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pendahulu yang telah berjasa dalam perjalanan Kabupaten Situbondo. Semangat dan pengabdian mereka harus menjadi teladan bagi kita untuk terus membangun Situbondo,” ujar Mas Rio, panggilan akrab Bupati Situbondo.
Baca Juga:
Revitalisasi Wisata Pasir Putih, Bupati Situbondo Buka Kerja Sama Investasi Minimal Rp40 MiliarMelalui kegiatan ziarah makam ini Mas Rio, berharap generasi saat ini tidak melupakan sejarah dan jasa para pemimpin terdahulu. Semangat tersebut diharapkan menjadi pijakan untuk membawa Situbondo semakin maju dan sejahtera.
“Pentingnya menjaga nilai-nilai perjuangan dan jasa para pendahulu. Ziarah bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengenang sejarah sekaligus meneruskan semangat pengabdian para pemimpin kita yang telah membangun Kabupaten Situbondo seperti sekarang ini,” ujar Mas Rio. (*)