KETIK, BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mematangkan persiapan pembentukan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Brawijaya (UB) untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat. Rencana tersebut mencakup bidang teknik industri pertanian dan kedokteran.
Persiapan itu dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah di Ruang Setyowati, Jumat, 9 Oktober 2026.
Pertemuan digelar secara daring dengan melibatkan jajaran Pemkab Bojonegoro dan pihak Universitas Brawijaya.
Sejumlah hal menjadi perhatian dalam pembahasan tersebut, mulai dari kesiapan lokasi, aspek legalitas, perencanaan pembangunan gedung perkuliahan, hingga bentuk dukungan pemerintah daerah untuk merealisasikan rencana pendirian PSDKU.
Berdasarkan surat Rektor Universitas Brawijaya yang telah disampaikan kepada Bupati Bojonegoro, rencana pembentukan PSDKU di daerah tersebut mencakup program studi teknik industri pertanian dan kedokteran.
Baca Juga:
Gerindra Bojonegoro Targetkan 10 Kursi DPRD, PIRA Didorong Perkuat Kader PerempuanKehadiran program studi tersebut diharapkan membuka kesempatan lebih luas bagi generasi muda Bojonegoro dan wilayah sekitarnya untuk mengenyam pendidikan tinggi tanpa harus pergi ke luar daerah.
Salah satu aspek yang tengah dipersiapkan adalah penentuan lokasi. Kawasan Jalan HOS Cokroaminoto, tepatnya di depan SMAN 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur, direncanakan menjadi lokasi pengembangan PSDKU Universitas Brawijaya.
Penyiapan lokasi tersebut membutuhkan koordinasi antara pemerintah daerah dan pihak kampus, terutama menyangkut kesiapan lahan, persyaratan administrasi, serta kebutuhan pembangunan fasilitas pendidikan.
Dari sisi pembiayaan, Pemkab Bojonegoro turut membahas dukungan melalui perencanaan anggaran daerah. Namun, tahapan pembangunan gedung perkuliahan dan mekanisme pelaksanaannya masih perlu dikaji lebih lanjut.
Baca Juga:
Retret Kepala Sekolah Dinilai Belum Sentuh Akar Permasalahan, Pakar UB: Tegakkan Pakta Integritas dan Evaluasi BerkalaPemkab Bojonegoro bersama pimpinan Universitas Brawijaya berencana menggelar pertemuan lanjutan untuk membahas aspek teknis, administrasi, dan komitmen kerja sama kedua pihak.
Sinergi tersebut diharapkan dapat memperlancar persiapan pendirian PSDKU sekaligus memperluas pilihan pendidikan tinggi bagi masyarakat.
Jika terealisasi, program ini berpotensi mendukung peningkatan kompetensi generasi muda, kualitas sumber daya manusia, serta pertumbuhan ekonomi daerah.
Meski demikian, pendirian PSDKU Universitas Brawijaya di Bojonegoro masih dalam tahap persiapan.
Realisasinya bergantung pada penyelesaian persyaratan teknis dan administratif, kesiapan pembangunan, serta kesepakatan antara Pemkab Bojonegoro dan pihak universitas.(*)