KETIK, MALANG – Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang bergerak cepat mengevakuasi ular piton sepanjang sekitar dua meter yang masuk ke rumah warga di kawasan Simpang Lowokdoro, Kota Malang, Selasa, 11 Agustus 2026 pagi.

Keberadaan ular tersebut pertama kali diketahui oleh Achmad Sudirman, adik ipar pemilik rumah. Saat itu, Achmad datang untuk memeriksa rumah karena pemiliknya, Noor, sedang berada di luar kota.

Sekitar pukul 05.50 WIB, Achmad mendapati kondisi rumah sudah berantakan. Sejumlah barang, termasuk tempat bumbu dapur, terlihat jatuh ke lantai.

Saat mengarah ke dapur, ia dikejutkan dengan keberadaan seekor ular piton berukuran besar yang berada di atas wastafel.

"Waktu saya ke sana, saya lihat bumbu-bumbu, tempat-tempat bumbu itu sudah berjatuhan semua. Sudah berantakan. Ternyata di situ sudah ada ular yang masuk ke wastafel untuk cuci piring," ujar Achmad.

Baca Juga:
Ribuan Maba Serbu Kota Malang, Dishub Minta Kampus Ikut Atur Lalu Lintas

Mengetahui adanya ular tersebut, Achmad kemudian menghubungi pemilik rumah. Laporan itu selanjutnya diteruskan kepada ketua RT setempat untuk meminta bantuan evakuasi.

Sekitar pukul 06.00 WIB, ketua RT menghubungi Damkar Kota Malang. Tak berselang lama, petugas tiba di lokasi dan langsung melakukan evakuasi.

Berdasarkan data UPT Damkar Kota Malang, ular tersebut merupakan piton atau sanca kembang dengan panjang sekitar dua meter dan berat kurang lebih enam kilogram. Ular tersebut memiliki karakter melilit mangsa dan tidak berbisa atau nonvenomous.

Dalam proses evakuasi, Damkar Kota Malang mengerahkan empat personel dan satu unit kendaraan Kajama. Petugas menangkap ular tersebut menggunakan metode handling.

Baca Juga:
81 Tahun Indonesia Merdeka, Kota Malang Masih Dilanda Krisis Ratusan Guru

Ular kemudian dimasukkan ke dalam karung dan dibawa oleh petugas Damkar. Setelah itu, petugas menyisir seluruh bagian rumah untuk memastikan tidak ada ular lain yang masih berada di dalam bangunan.

Petugas Damkar Kota Malang sigap mengevakuasi ular piton yang masuk rumah warga. (Foto: UPT Damkar)

"Evakuasi ular piton yang panjangnya sekitar dua meter sudah dibawa dan dimasukkan ke karung oleh tim Damkar. Kemudian tim Damkar menelusuri seluruh area di lokasi rumah tersebut. Sudah dipastikan aman, akhirnya ular tersebut dibawa kembali oleh Damkar ke markas," kata Achmad.

Achmad menduga ular tersebut masuk ke dalam rumah melalui celah ventilasi bagian atas yang berada di dekat gudang.

Ia juga mengapresiasi respons cepat Damkar Kota Malang dalam menangani laporan tersebut. Menurutnya, proses evakuasi tidak dipungut biaya.

"Damkar sangat cepat merespons laporan dan tidak ada biaya sama sekali untuk meminta bantuan," pungkasnya.