KETIK, GRESIK – Niat mencari ikan di Sungai Kali Lamong justru berujung petaka bagi Lukman Hakim (23), warga Kelurahan Romokalisari, Surabaya.

Pemuda tersebut dilaporkan tenggelam setelah diduga terpeleset dan jatuh ke sungai saat hendak menuju lokasi memancing, Senin, 8 Juni 2026.

Hingga malam hari, Lukman belum berhasil ditemukan.

Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik masih terus melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian yang berada di Dukuh Kali Tangi, Romokalisari, kawasan perbatasan Gresik-Surabaya.

Peristiwa nahas itu bermula ketika Lukman berpamitan kepada istrinya untuk pergi memancing sekitar pukul 07.30 WIB. Seperti hari-hari biasa, ia berangkat dengan harapan dapat menikmati aktivitas memancing di kawasan Kali Lamong.

Baca Juga:
Tim SAR Gabungan Cari Orang Tenggelam di Kali Lamong Gresik, 3 Perahu Karet Dikerahkan

Namun, perjalanan yang seharusnya menjadi rutinitas tersebut berubah menjadi tragedi.

Saat melintas di sebuah jembatan menuju lokasi memancing, Lukman diduga terpeleset hingga terjatuh ke aliran sungai yang saat itu memiliki arus cukup deras.

Rekan korban bernama Riski yang berada di sekitar lokasi sempat berupaya memberikan pertolongan. Ia mencoba menarik tubuh Lukman agar tidak terbawa arus.

Sayangnya, derasnya aliran Kali Lamong membuat upaya penyelamatan tersebut tidak berhasil. Korban akhirnya terlepas dan tenggelam sebelum berhasil dievakuasi.

Baca Juga:
Lebih dari 1 Juta Penumpang Gunakan Kereta Api di Daop 8 Surabaya Selama Mei 2026

Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada perangkat setempat dan petugas BPBD Gresik.

Kepala Pelaksana BPBD Gresik, Sukardi, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan tim ke lokasi begitu menerima laporan dari masyarakat.

"Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke petugas BPBD dan pihak kelurahan," kata Sukardi.

Petugas gabungan kemudian melakukan pencarian dengan menyisir permukaan sungai menggunakan perahu karet serta memantau sejumlah titik yang berpotensi menjadi lokasi korban terbawa arus.

Selain itu, tim penyelam juga diterjunkan untuk melakukan pencarian bawah air di sekitar titik korban dilaporkan jatuh.

Menurut Sukardi, kondisi cuaca selama proses pencarian berlangsung cukup mendukung karena cuaca terpantau cerah.

"Kondisi cuaca terpantau cerah, mendukung proses pencarian," ujarnya.

Meski demikian, hingga proses pencarian berlangsung, keberadaan Lukman masih belum diketahui.

Korban diketahui memiliki ciri-ciri rambut pendek, berkulit sawo matang, bertubuh kurus, mengenakan jaket warna krem, celana panjang hitam, dan sandal hitam saat terakhir kali terlihat.

Sementara itu, keluarga korban masih menunggu kabar dari tim pencari dengan harapan Lukman dapat segera ditemukan.(*)