Buka Peluang Rantai Pasok Nasional, Bupati dan Kapolres Gresik Resmikan Gedung IKM Logam Menganti

22 Juli 2026 12:02 22 Jul 2026 12:02

Aris Erwandi, Fisca Tanjung

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Buka Peluang Rantai Pasok Nasional, Bupati dan Kapolres Gresik Resmikan Gedung IKM Logam Menganti

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menandatangani prasasti peresmian Gedung Sentra IKM Logam di Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Gresik, didampingi Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution beserta jajaran Forkopimda.(Foto: Istimewa)

KETIK, GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution meresmikan Gedung Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Logam di Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Selasa, 21 Juli 2026. Peresmian ini dilakukan untuk membuka peluang bagi para perajin lokal masuk ke rantai pasok industri nasional.

​Langkah ini menjadi strategi penting Pemkab Gresik untuk memperkuat daya saing usaha lokal. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu mendorong perajin masuk ke rantai pasok industri nasional, terlebih dengan berkembangnya kawasan industri dan hadirnya smelter PT Freeport Indonesia di Gresik.

​Acara peresmian ini dihadiri oleh banyak pihak. Tampak hadir jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan DPRD, para kepala dinas, tokoh masyarakat, perwakilan perusahaan dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Kamar Dagang dan Industri (KADIN) se-Jawa Timur, hingga pihak kampus atau akademisi.

​Dalam laporan pembuka, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil menjelaskan bahwa penunjukan Desa Hulaan sebagai lokasi sentra logam merupakan program dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.

Selama ini, wilayah Menganti khususnya Desa Pelemwatu dan Desa Laban memang sudah terkenal sebagai pusat perajin logam yang punya potensi besar dalam membuat berbagai komponen dan peralatan mekanisi.

​Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menegaskan, gedung sentra ini dibangun untuk menghubungkan kemampuan para perajin lokal dengan kebutuhan pabrik-pabrik besar.

​"Kementerian Perindustrian menunjuk Kecamatan Menganti sebagai pusat IKM Logam karena potensi masyarakat Desa Pelemwatu dan Laban yang luar biasa. Momentum ini semakin kuat dengan hadirnya smelter Freeport di Gresik. Peluang rantai pasok ini yang harus dioptimalkan oleh para pelaku usaha lokal," ujar Bupati.

​Agar fungsi gedung sentra ini makin maksimal, Bupati juga mendorong penyempurnaan berbagai fasilitas pendukung melalui anggaran tahun depan.

​Dukungan penuh juga datang dari pihak kepolisian. Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menyambut baik hadirnya Sentra IKM Logam ini untuk menggerakkan ekonomi warga. Menurutnya, jika usaha kecil dan menengah makin maju, maka peluang kerja akan makin terbuka lebar dan ekonomi masyarakat jadi makin kuat.

​"Kami berharap pembangunan dan pengoperasian Gedung Sentra IKM Logam ini dapat memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar serta memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian Kabupaten Gresik secara luas," ujar AKBP Ramadhan Nasution.

​Acara dilanjutkan dengan prosesi pemotongan pita oleh Bupati Gresik bersama jajaran Forkopimda sebagai tanda resmi beroperasinya gedung. Setelah itu, rombongan berkeliling melihat pameran produk unggulan buatan perajin Desa Pelemwatu dan Desa Laban, sekaligus mengecek langsung fasilitas gedung yang disiapkan menjadi pusat pengembangan industri logam lokal tersebut.

​Melalui kerja sama antara pemerintah daerah, kepolisian, dunia usaha, dan para perajin, Sentra IKM Logam ini diharapkan bisa melahirkan industri lokal yang kuat, mampu bersaing, dan siap masuk ke pasar nasional.(*)

Tombol Google News

Tags:

Bupati Gresik Kapolres Gresik Ikm Logam Kecamatan Menganti