KETIK, MALANG – Warga Kota Malang diimbau menyiapkan tas siaga bencana yang berisi dokumen penting dan perlengkapan untuk kebutuhan selama 3x24 jam. Langkah tersebut menjadi bagian dari mitigasi terhadap bencana yang dapat terjadi kapan saja.

Plt. Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Malang, Dwi Hermawan Purnomo, menjelaskan masyarakat dapat menyiapkan tas yang jarang digunakan. Beberapa barang yang perlu disiapkan antara lain dokumen penting, makanan, minuman, obat-obatan, pakaian, uang secukupnya, alat penerangan, alat komunikasi, perlengkapan penyelamat diri, serta perlengkapan higienitas personal.

"Seandainya ada bencana, tas itu bisa menjadi sumber kehidupan kita. Kita tidak tahu karena bencana bisa terjadi kapan saja, di mana saja. Kalau memang kita bisa menyelamatkan diri, kita menyelamatkan diri dulu kemudian bisa kembali ke rumah atau ke kantor untuk mengambil tas siaga tersebut," ujarnya, Sabtu, 3 Oktober 2026. 

Tas siaga bencana juga dianjurkan diletakkan di tempat yang mudah dijangkau, salah satunya di dekat pintu keluar rumah. Imbauan tersebut telah disosialisasikan kepada masyarakat melalui kelurahan tangguh maupun media sosial.

"Setiap sosialisasi kami selipkan agar masyarakat selalu siap untuk Tas Siaga. Di dalam web, media sosial, kelurahan tangguh, kami juga sering mengunggah imbauan mempersiapkan tas siaga," lanjutnya.

Baca Juga:
Banyak Lampu Hias Kayutangan Heritage Padam, DLH Kota Malang Siapkan Perbaikan

Terlebih, saat ini terdapat sejumlah potensi bencana yang dapat terjadi di Kota Malang, mulai dari kebakaran, angin kencang, banjir, dan bencana lainnya. Keberadaan tas siaga bencana diharapkan dapat menunjang kebutuhan masyarakat saat menghadapi bencana.

Kendati demikian, masyarakat diimbau tidak panik, tetapi tetap waspada. Kesiapsiagaan tersebut diharapkan dapat mempermudah masyarakat bertahan hidup saat menghadapi kondisi bencana.

"Tidak ada hubungannya dengan kepanikan karena kita berjaga-jaga, seyogyanya dokumen penting atau salinannya itu bisa dimasukkan menjadi satu, dan hal-hal lain tadi. Sehingga ketika terjadi bencana kita tidak bingung mencari di mana," pungkasnya.

Baca Juga:
CDC UIN Malang Gelar Job Fair, Jembatani Alumni dengan Perusahaan