KETIK, JAKARTA – Francesco Bagnaia akhirnya kembali berdiri di posisi teratas. Di tengah musim yang beberapa kali berjalan tidak sesuai ekspektasi, pembalap Ducati Lenovo itu menjawab semuanya dengan kemenangan meyakinkan pada Sprint Race MotoGP Republik Ceko di Brno, Sabtu (20/6/2026).
Start dari barisan depan, Bagnaia langsung tampil agresif sejak lampu padam. Meski mendapat tekanan sepanjang balapan, terutama dari rookie sensasional Ai Ogura, rider Italia itu tetap tenang menjaga ritme dan tidak memberi celah besar sampai garis finis.
Hasil ini terasa spesial karena menjadi momentum penting bagi Pecco setelah beberapa bulan yang tidak sepenuhnya mulus. Brno seolah menjadi pengingat bahwa juara dunia dua kali itu belum keluar dari persaingan.
Di belakang Bagnaia, Ogura mencatat salah satu performa terbaik dalam karier MotoGP-nya dengan finis kedua. Sementara itu, Marc Marquez berhasil mengamankan podium ketiga dan memanfaatkan hasil kurang ideal dari beberapa rival di klasemen.
Yang ikut menjadi sorotan adalah insiden yang menimpa pemimpin klasemen sementara, Marco Bezzecchi. Bezzecchi gagal membawa pulang poin setelah mengalami kecelakaan di fase akhir Sprint, membuka peluang bagi para rival untuk memangkas jarak di perebutan gelar.
Baca Juga:
Marquez Ngaku Tak Lagi Kejar Poin Semata, Ingin Terus Kompetitif Selama MungkinUsai balapan, Bagnaia mengakui kemenangan ini bukan berarti semua masalah sudah selesai. Namun, ada rasa lega karena kerja tim akhirnya mulai terbayar.
Dilansir dari AS, Bagnaia mengatakan bahwa dirinya masih belum sepenuhnya menyatu dengan motor, tetapi kemenangan ini menjadi langkah penting secara mental dan bukti bahwa mereka bergerak ke arah yang benar. (*)