KETIK, SURABAYA – Rupiah kian melemah terhadap Dollar AS ketika dibuka pasar pada Selasa (11/10) pukul 10.30 hingga sentuh Rp. 15.360 per Dollar AS, melemah 10 poin dari hari Senin (10/10). 

Melemahnya Rupiah ini senada dengan beberapa negara di kawasan Asia, diantaranya Baht Thailand, Won Korea Selatan, Yuan China, dan Yen Jepang. 

Begitu pula acuan Mata Uang Negara Maju yang juga kompak ikut melemah seperti Poundsterling dan Euro. 

Ekspektasi kenaikan suku bunga acuan AS menjadi sangat agresif dikarenakan Bank Sentral AS (The Fed), berfokus pada penekanan inflasi bukan untuk pertumbuhan ekonomi. 

Sementara itu, bayang-bayang resesi global pun menyebabkan para pelaku usaha berbondong-bondong mengalihkan sebagian besar asetnya menuju aset aman di dollar AS. (*)

Baca Juga:
BI Malang Ajak Anak Muda Lebih Paham dan Bangga Pakai Rupiah di Tengah Pesatnya Era Cashless

Baca Juga:
Pelepasan Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2025 di Wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya