KETIK, BATU – Timnas Indonesia akhirnya mengakhiri penantian panjang hampir 35 tahun untuk kembali meraih gelar juara setelah menaklukkan Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026, pada Senin, 5 Oktober 2026.
Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, turut menyambut keberhasilan skuad Garuda tersebut. Ia menilai kemenangan atas Thailand bukan sekadar keberhasilan mengangkat trofi, tetapi menjadi buah dari proses panjang yang telah dijalani sepak bola Indonesia.
“Alhamdulillah, luar biasa sekali semalam,” ujarnya, Selasa, 6 Oktober 2026.
Menurutnya, keberhasilan tersebut memiliki arti khusus karena timnas senior Indonesia akhirnya kembali naik tahta setelah terakhir kali meraih gelar pada SEA Games 1991. Pada ajang tersebut, Indonesia juga menghadapi Thailand dan memenangkan pertandingan melalui adu penalti.
Penantian panjang itu membuat gelar kali ini terasa semakin bermakna. Ia melihat kemenangan tersebut sebagai pembuktian bahwa proses pembinaan sepak bola yang berlangsung selama ini mulai menunjukkan hasil.
Baca Juga:
Euforia Pesta Kemenangan Timnas Indonesia sampai Tegal! Ribuan Warga Rayakan Juara di Alun-Alun Hanggawana Slawi“Momen ini bukan sekadar mengangkat piala, tapi pembebasan dari ‘spesialis runner-up’ yang melekat pada timnas senior kita,” tambah Mas Heli, sapaan akrabnya.
Ia menyebut perjalanan tim nasional sejak keberhasilan terakhir pada 1991 dipenuhi dengan harapan yang belum berujung pada gelar. Karena itu, keberhasilan di FIFA ASEAN Cup 2026 dinilai menjadi hasil manis dari proses yang telah dilalui.
“Kemenangan ini membuktikan bahwa pembinaan dan proses panjang yang kita jalani akhirnya berbuah manis,” tuturnya.
Mas Heli juga memberikan perhatian terhadap penampilan Timnas Indonesia dalam pertandingan final. Menurutnya, mental para pemain terlihat ketika mereka berada dalam situasi sulit dan harus mengejar ketertinggalan hingga penghujung laga.
Baca Juga:
Indonesia Raih Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Deretan Selebritas Tanah Air Ikut Merayakan“Ketika tertinggal 1-2 di babak perpanjangan waktu, anak-anak tidak panik. Gol Elkan Baggott di menit ke-116 adalah bukti nyata karakter pantang menyerah skuad Garuda,” jelasnya.
Selain daya juang, ia menilai ketenangan pemain ketika memasuki adu penalti menjadi faktor penting dalam menentukan hasil pertandingan.
“Saat adu penalti, empat eksekutor kita Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, Shayne Pattynama mengeksekusi bola dengan sangat tenang dan dingin,” kata Manajer Persikoba Kota Batu ini.
Penampilan Emil Audero di bawah mistar juga mendapat apresiasi. Mas Heli menilai kiper Timnas Indonesia tersebut mampu menunjukkan kematangan sepanjang pertandingan, termasuk ketika menghadapi situasi penentuan melalui adu penalti.
“Emil Audero tampil sangat matang, tidak hanya saat membaca arah bola di adu penalti, tapi juga dalam menjaga area pertahanan sepanjang laga,” ungkapnya.
Bagi Mas Heli, pertandingan final tersebut juga meninggalkan sejumlah momen yang berkesan saat menyaksikan nonton bareng.
Salah satu yang paling mendebarkan terjadi ketika Elkan Baggott mencetak gol penyama kedudukan pada menit-menit akhir babak tambahan.
“Momen paling mendebarkan tentu saja pas gol penyeimbang Elkan Baggott di menit-menit akhir babak tambahan. Suasana nobar yang tadinya tegang langsung pecah, semua melompat dan bersorak gembira,” ujarnya.
Ketegangan kembali memuncak ketika pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti. Penyelamatan Emil Audero terhadap tendangan pemain Thailand menjadi salah satu momen yang paling diingat Heli sebelum eksekusi terakhir memastikan kemenangan Indonesia.
“Lalu momen penentu saat Emil Audero menepis tendangan penalti pemain Thailand, diikuti eksekusi penutup yang mengunci kemenangan,” katanya.
Atmosfer kebersamaan juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perayaan kemenangan tersebut. Heli mengaku terharu melihat warga yang hadir dalam nobar merayakan keberhasilan Timnas Indonesia dengan penuh kebanggaan.
“Rasa haru melihat kebersamaan seluruh warga yang hadir, menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama-sama dengan penuh rasa bangga,” tuturnya.
Mas Heli berharap keberhasilan Timnas Indonesia menjadi dorongan bagi insan olahraga di daerah untuk terus menjaga semangat pembinaan dan mengejar prestasi.
“Kemenangan ini jadi modal luar biasa dan motivasi untuk seluruh insan olahraga di daerah kita juga agar terus semangat membina prestasi,” tuturnya. (*)