KETIK, BATU – Proses seleksi terbuka (selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu Tahun 2026 mulai memasuki fase krusial.
Sejumlah ketentuan ketat diberlakukan, termasuk batas usia maksimal peserta, yang berpotensi menyaring kandidat secara signifikan.
Kepala BKPSDM Kota Batu, Santi Restuningsasi, menegaskan bahwa ketentuan usia menjadi salah satu syarat utama yang tidak dapat ditawar. Peserta seleksi tidak boleh berusia lebih dari 58 tahun saat pelantikan.
“Batas usia sudah diatur secara jelas. Bahkan, pelamar yang saat ini berusia 58 tahun pun tidak diperbolehkan mendaftar, karena yang dihitung adalah usia saat pelantikan nanti,” ujarnya.
Tahapan seleksi sendiri dijadwalkan berlangsung mulai 7 April hingga awal Juni 2026. Prosesnya meliputi seleksi administrasi, penelusuran rekam jejak, assessment center, uji gagasan, wawancara, hingga pemeriksaan kesehatan.
“Hasil akhir seleksi direncanakan diumumkan pada 5 Juni 2026 dan akan menjadi dasar bagi Wali Kota dalam menetapkan Sekda definitif,” jelasnya.
Penerapan aturan usia tersebut secara otomatis menggugurkan sejumlah pejabat senior di lingkungan Pemerintah Kota Batu.
Kondisi ini membuat peta persaingan mengerucut pada kandidat yang relatif lebih muda, namun tetap memiliki pengalaman strategis di jabatan eselon II.
Selain faktor usia, peserta juga diwajibkan memiliki pengalaman minimal dua kali menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau setara eselon II B.
Persyaratan ini semakin memperketat seleksi dan menyaring kandidat dengan rekam jejak kepemimpinan yang matang.
Sejumlah nama mulai mencuat sebagai kandidat kuat dari internal. Di antaranya adalah Alfi Nurhidayat (Kepala Dinas Pendidikan), Mohammad Nur Adhim (Kepala Bapenda), Dyah Lies Tina (Kepala DPMPTSP), serta Aditya Prasaja (Kepala Dinas Kesehatan).
Sebelumnya, Wali Kota Batu, Nurochman, mendorong aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Batu untuk berpartisipasi aktif dalam seleksi tersebut.
“Di internal, banyak yang mulai menunjukkan komitmen. Kami berharap kader-kader Pemkot Batu dapat mendaftarkan diri dan ikut berkompetisi,” ujarnya. (*)
