KETIK, BATU – Wali Kota Batu Nurochman menjenguk lima korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan kendaraan pemadam kebakaran di Rumah Sakit Hasta Brata, Kota Batu, pada Sabtu, 29 Agustus 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi empat petugas damkar dan satu warga yang menjadi korban setelah kendaraan tergelincir akibat tumpahan solar.
Dalam kunjungan tersebut, Nurochman didampingi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kepala Dinas Sosial, serta Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu.
Kehadiran jajaran pemerintah daerah tersebut sekaligus untuk memastikan proses penanganan terhadap para korban berjalan dengan baik.
Kelima korban terdiri atas empat petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batu serta satu warga. Setelah mendapatkan perawatan medis, seluruh korban yang sebelumnya menjalani penanganan di rumah sakit kini telah diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batu Agung Sedayu mengatakan, pendampingan terhadap para korban dilakukan sejak kecelakaan terjadi. Pendampingan tidak hanya berkaitan dengan pengobatan, tetapi juga mencakup sejumlah kebutuhan pascakejadian.
“Pendampingan dilakukan sejak kejadian, meliputi pengobatan, penanganan kerusakan kendaraan, asuransi, dan Jasa Raharja,” jelasnya.
Kecelakaan bermula ketika satu regu damkar bergerak menuju Tlekung untuk menangani laporan kebakaran lahan. Saat melintas di kawasan Jalan Raya Oro-Oro Ombo, kendaraan tersebut tergelincir setelah melintasi tumpahan solar di jalan.
Kendaraan kemudian terguling hingga bagian belakang tangki menyenggol seorang warga yang berada di lajur berlawanan. Dalam kejadian tersebut, salah satu petugas mengalami dislokasi bahu kiri, sedangkan warga mengalami luka pada bagian kepala.
Korban yang mengalami luka ringan telah diperbolehkan pulang pada Kamis malam. Sementara itu, empat korban lainnya yang masih menjalani perawatan kemudian dinyatakan dalam kondisi yang memungkinkan untuk kembali ke rumah.
Di sisi lain, Nurochman mengingatkan para pengendara, terutama pengguna kendaraan berukuran besar, agar memastikan kondisi tangki bahan bakar sebelum berkendara.
“Kami mengimbau pengendara kendaraan besar memastikan tangki bahan bakar tidak bocor dan tertutup rapat. Tumpahan solar di jalan dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya,” ujar Cak Nur, sapaannya. (*)
.png)