Tinjau KKMP Tukangkayu Banyuwangi, Gubernur Khofifah Ingatkan Bahan Pokok hingga Elpiji 3 Kg Selalu Tersedia

19 Juli 2026 08:49 19 Jul 2026 08:49

Fiqih Arfani

Wakil Pemimpin Redaksi
Thumbnail Tinjau KKMP Tukangkayu Banyuwangi, Gubernur Khofifah Ingatkan Bahan Pokok hingga Elpiji 3 Kg Selalu Tersedia

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (kanan) di sela meninjau Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Tukangkayu, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi pada Sabtu, 18 Juli 2026. (Foto: Biro Adpim Setdaprov Jatim)

KETIK, BANYUWANGI – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong penguatan ekosistem Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) agar mampu menjadi pusat pelayanan ekonomi masyarakat dalam menjamin ketersediaan bahan kebutuhan pokok dan elpiji 3 kilogram secara berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Khofifah usai meninjau Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Tukangkayu, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi pada Sabtu, 18 Juli 2026.

Dalam peninjauan tersebut, Khofifah memastikan koperasi memiliki kesiapan operasional sekaligus mendorong penguatan jejaring distribusi bersama Perum Bulog, PT Pertamina Patra Niaga, serta berbagai mitra strategis lainnya agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.

Menurut Khofifah, keberhasilan KDKMP tidak cukup hanya ditopang oleh legalitas badan hukum, tetapi juga harus diperkuat dengan sistem operasional yang baik, komitmen pengelola serta dukungan ekosistem distribusi kuat.

"Saya ingin memastikan proses akses ke Bulog dan Pertamina Patra Niaga bisa efektif. Jangan sampai masyarakat datang ke koperasi tetapi beras SPHP, Minyakita atau elpiji 3 kilogram tidak tersedia," ucapnya.

Saat meninjau KKMP Tukangkayu Banyuwangi, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi kepada pengelola beserta seluruh pengurus yang telah menginisiasi dan mengembangkan koperasi hingga menjadi salah satu yang terbaik di Jawa Timur. 

Khofifah menjelaskan, seluruh KDKMP yang ada di Jatim telah mengantongi izin dan berbadan hukum sejak Juli 2025. 

Saat ini Pemprov Jatim tengah melakukan identifikasi terhadap seluruh KDKMP untuk memastikan koperasi-koperasi tersebut dapat beroperasi secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, salah satu tantangan yang masih perlu diselesaikan adalah mekanisme akses pasokan kebutuhan pokok melalui Bulog dan Pertamina Patra Niaga. Semoga dalam waktu dekat regulasinya segera terbit.

Khofifah menilai KDKMP akan terus berkembang produktif apabila seluruh pihak memberikan dukungan, mulai dari pemerintah daerah, Bulog, distributor hingga masyarakat sebagai konsumen disertai regulasi yang konkrit.

Nantinya, kata dia, dengan gerai yang lebih besar dan ragam produk yang semakin lengkap, kebutuhan tenaga kerja juga akan diperkirakan meningkat.

Sementara itu, Ketua KKMP Tukangkayu Imam Maskun mengharapkan dukungan dari Pemprov Jatim melalui Gubernur Khofifah agar akses produk sembako maupun elpiji 3 kilogram bisa terdistribusi dengan optimal sekaligus ditingkatkan. 

Ia mengungkapkan, KKMP terus menjalin berbagai kemitraan dengan banyak pihak agar bisa memberikan kontribusi dalam pemenuhan terhadap kebutuhan masyarakat di Banyuwangi. (*)

Tombol Google News

Tags:

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Kkmp Banyuwangi info banyuwangi berita banyuwangi