KETIK, MALANG – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, Benyamin Paulus Octavianus menyambangi Puskesmas Cisadea, Kota Malang. Dalam sambangannya, ia menyebut layanan kesehatan di Kota Malang khususnya Puskesmas Cisadea layak menjadi percontohan nasional. 

Benyamin memberikan apresiasi terhadap fasilitas dan pelayanan yang diberikan oleh para tenaga kesehatan (nakes). Bahkan beberapa inovasi akan diadopsi ke dalam program nasional. 

"Nah, ini yang ini kita mau adopsi untuk program nasional dari Kota Malang. Malang memang top," ujarnya, Kamis, 30 Juli 2026.

Puskesmas Cisadea dinilai memiliki fasilitas lengkap, salah satu yang menjadi sorotan ialah pelayanan yang saling terintegrasi. 

Bahkan, ia mengaku terkejut karena sistem di Kota Malang sudah mampu menampilkan asal wilayah pasien secara rinci. Mulai dari puskesmas pengirim atau Sipus, kecamatan, hingga alamat tempat tinggal.

Baca Juga:
Temukan 200 Kasus Positif TBC, Pemkot Malang Kejar Target Pengobatan 90 Persen

"Justru tadi saya kaget bahwa di Malang itu sudah terintegrasi. Calon orang yang datang untuk kasusnya sudah bisa diketahui wilayah mana, dari Sipus mana, per kecamatan diklik, per alamat rumahnya langsung ketahuan daerah itu daerah penularan tinggi apa tidak," ungkapnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Husnul Muarif menjelaskan peningkatan layanan puskesmas telah selaras dengan Dasa Bakti Wali Kota Malang yakni Ngalam Tahes. Puskesmas Cisadea sendiri merupakan prototype layanan kesehatan yang telah disesuaikan dengan Peraturan Menteri Kesehatan dan PU. 

"Fasilitas yang di dalam, alat-alatnya juga sudah lengkap semuanya, terutama juga untuk penuntasan program daripada TBC," ujar Husnul. 

Ia menjelaskan secara umum seluruh puskesmas di Kota Malang telah menjalankan program layanan yang sama. Namun, terdapat beberapa fasilitas yang perlu dilengkapi, salah satunya alat Tes Cepat Molekuler (TCM) yang belum tersedia di seluruh puskesmas. 

Baca Juga:
Konflik Aset Perusahaan Keluarga, Anak di Malang Tega Laporkan Ayah Kandung

"Belum semua puskesmas TCM, kita bagi menjadi lima regional. Jadi ini Cisadea dapat rujukan dari puskesmas sekitarnya. Ada beberapa yang harus dikembangkan dan memang ditambahkan sarana prasarana untuk meningkatkan layanan," katanya. (*)