KETIK, MALANG – Kota Malang ikut tersorot dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Tulungagung Gatut Sunu. Sorotan itu disampaikan saat KPK menggelar Konferensi Pers, Sabtu, 11 April 2026.

‎"Untuk kabupaten-kabupaten di sekitar Tulungagung, kami memerlukan pengawasan dan pendalaman. Karena tentunya adanya potensi-potensi tindak pidana korupsi," ujar Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjawab pertanyaan wartawan terkait potensi pelanggaran di sekitar Tulungagung meliputi Jember dan Kota Malang.

‎Selanjutnya Asep berharap, dengan adanya kegiatan penindakan dari KPK di Tulungagung ini menjadikan kepala daerah menghindari dan menghentikan kegiatan berpotensi terjadinya korupsi.

‎"Mudah-mudahan juga dengan adanya kegiatan di Tulungagung ini dengan sendirinya kalau itu masih terjadi segera berbenah untuk memperbaiki diri," terangnya.

‎Menurutnya, tindak pidana korupsi merupakan suatu pelanggaran. Tidak hanya itu, uang negara yang dikorupsi akan merugikan masyarakat. 

‎"Karena itu juga tindak pidana korupsi ini merugikan masyarakat. Saat ini kita dalam kondisi sedang efisiensi dan setiap rupiah itu harus benar-benar digunakan untuk masyarakat," terangnya.

‎Terkait sorotan terhadap Kota Malang, warga net memberikan komentar beragam. Hal itu disampaikan melalui komentar di media sosial Instagram.

‎"Malang Raya waspada," tulis komentar akun @tedddytanj. 

‎Dukungan juga diberikan netizen terhadap KPK. "Gas KPK," tulis akun @robby_rachmaady. (*)

Baca Juga:
Direktur WCC Malang Sebut Usul Pemindahan Gerbong Khusus Perempuan di KRL Tak Cukup
Baca Juga:
Kecelakaan di Jalan Ranugrati Malang Merenggut Nyawa Lansia, Pemotor Masih di Bawah Umur