KETIK, SURABAYA – Universitas PGRI Adi Buana Surabaya (UNIPA) bersama Gerakan Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Timur menggelar Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) 2026. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua Kwarda Pramuka Jatim, Kak Arum Sabil bersama Rektor UNIPA, 14 September 2026.

Pada kesempatan itu, Kak Arum Sabil melakukan tanam pohon durian. Tanam pohon ini bukan sekadar menanam, melainkan terdapat pesan mendalam, khususnya untuk para peserta KMD.

Di hadapan para peserta KMD, sekitar 200 orang. Kak Arum Sabil mengatakan, penanaman pohon durian diharapkan memberikan manfaat bagi masa depan. Pesan ini sejalan dengan semangat pendidikan dan pembinaan Pramuka yang hasilnya tidak selalu dapat dilihat secara langsung, tetapi akan tumbuh dalam jangka panjang.

"Ketika memberikan pendidikan kepada satu anak, sesungguhnya kita sedang menanam satu benih masa depan," kata Kak Arum Sabil dalam sambutannya.

Ia juga mengajak pembina untuk memandang tugas pembinaan bukan sekadar menyampaikan materi kepramukaan, tetapi menanam karakter, kemandirian, kepedulian, kepemimpinan dan semangat pengabdian.

Baca Juga:
Berikut Susunan Lengkap Pengurus DPD HKTI Jatim Periode 2026 -2031, Ada Tomliwafa hingga Moreno Soeprapto

"Pramuka tidak boleh hanya hadir di lapangan upacara, tidak boleh hanya hadir di perkemahan. Pramuka harus hadir ketika masyarakat membutuhkan," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kak Arum, juga mendorong lahirnya Pramuka produktif. Mampu menghasilkan karya dan memberikan dampak nyata.

"Tidak hanya memakai seragam, tetapi menghasilkan karya. Tidak hanya berkegiatan, tetapi memberikan dampak. Tidak hanya berbicara tentang pengabdian, tetapi benar-benar turun dan mengabdi," ujarnya.

Penanaman pohon durian bersama pimpinan UNIPA ini sekaligus penanda kolaborasi dan komitmen, dari kampus dan Pramuka dapat melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan kepedulian sosial.

Baca Juga:
Buka KMD di UNIPA Surabaya, Ketua Kwarda Pramuka Jatim Dorong Pembina Jadi Penggerak Perubahan

“Di tangan pembina yang baik, seorang anak bukan hanya belajar menjadi pintar. Ia belajar menjadi manusia,” pungkasnya. Kegiatan KMD ini berlangsung pada 14–15 serta 18–20 September 2026. (*)