KETIK, TUBAN – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan membuahkan hasil manis. Pemkab Tuban berhasil meraih penghargaan dari pemerintah provinsi jawa timur atas keberhasilannya menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) secara signifikan sepanjang tahun 2025.

Penghargaan diterima langsung oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Tuban, drg. Roikan, M.H. Penyerahan dilakukan dalam acara Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) bidang kesehatan Masyarakat tingkat Provinsi Jatim tahun 2026 di Hotel Singhasari, Kota Batu, pada Kamis 25 Juni 2026.

Berdasarkan data resmi Dinkes P2KB Kabupaten Tuban, intervensi kesehatan dilakukan terbukti efektif menekan angka mortalitas ibu dan anak. Sebagai indikator capaian penurunan dari tahun 2024 - 2025 yakni AKI per 100.000 kelahiran hidup 152,19 109,18 43,01 poin. Sedangkan, AKB per 1.000 kelahiran hidup 6,98 5,72 1,26 poin.

Plt. Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Tuban, drg. Roikan, M.H., menegaskan bahwa penghargaan merupakan buah kerja keras dan sinergi kolektif di lapangan.

"Penurunan ini menunjukkan bahwa deteksi dini risiko kehamilan, pendampingan ibu hamil, pelayanan persalinan yang aman, serta pemantauan kesehatan bayi berjalan semakin baik," ujar Roikan.

Baca Juga:
Grand Max Oleng Tabrak Dump Truck di Tuban, Sopir Tewas dan Tiga Anggota Keluarga Terluka

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas kolaborasi erat antara tenaga kesehatan di puskesmas, rumah sakit, bidan praktik mandiri, kader kesehatan, pemerintah desa, hingga dukungan penuh dari pihak keluarga.

"Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menjaga kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak. Kami ingin setiap ibu hamil mendapatkan layanan cepat dan tepat sehingga risiko kematian ibu maupun bayi dapat terus ditekan," tutupnya.(*)

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Ikuti Sensus Ekonomi 2026, Ajak Warga Jatim Berikan Data Akurat