KETIK, SURABAYA – Dikira boneka oleh masyarakat, seorang bocah 10 tahun bernama Aditya Naufal Agustin ditemukan tewas mengapung di sungai Kalimas. Korban tidak kembali ke rumah sejak Minggu, 18 Mei 2025, bahkan orang tua belum melaporkan kehilangan anak.

"Mulanya warga sekitar melihat dikira boneka namun saat di lihat dari dekat ternyata seorang anak berusia 10 tahun," ungkap Kapolsek Pabean Cantian Kompol Eko Adi Wibowo saat dikonfirmasi, Senin, 19 Mei 2025.

Berdasarkan informasi, korban tidak kembali ke rumah sejak Minggu, 18 Mei 2025 setelah meminta izin kepada orang tuanya untuk bermain layang-layang. Meskipun begitu Kompol Eko masih menyelidiki tenggelamnya korban di Sungai Kalimas.

"Penyebabnya masih kami dalami lebih lanjut apa korban terjatuh saat bermain ini masih dalam pendalaman," ungkapnya.

Jenazah korban ditemukan sekitar pukul 12.23 WIB salah satu warga melihat ada yang mengapung di Sungai Kalimas Surabaya. Saat diperhatikan dengan teliti, warga kaget melihat jenazah anak-anak yang mengapung dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Command Center 112 untuk proses evakuasi.

Polisi dari Pabean Cantika bersama petugas BPBD Surabaya mengevakuasi jenazah korban. Saat itu juga jenazah langsung dibawa ke RSUD dr Soetomo Surabaya.

Kompol Eko mengaku sampai saat ini belum ada laporan anak hilang dari kedua orang tua korban. "Meskipun begitu kami sudah melaporkan kepada orang tua korban dengan penemuan jenazah tersebut," pungkas perwira dengan 1 melati dipundak ini. (*)

Baca Juga:
Kejuaraan Muaythai Piala Wali Kota Surabaya 2026 Ditutup, Tuan Rumah Juara Umum
Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi