KETIK, BATU – Pemerintah Kota Batu menyalurkan bantuan pangan berupa 16,4 ton beras kepada 1.640 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tergolong keluarga miskin rawan pangan.

Bantuan tersebut didistribusikan selama dua hari, pada 23-24 Juli 2026, sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pokok warga.

Penyaluran bantuan tersebut mengacu pada Surat Keputusan Wali Kota Batu Nomor 188.45/38/KEP/35.79.112/2026 tentang Pemberian Bantuan Pangan Beras bagi Keluarga Miskin Rawan Pangan Tahun Anggaran 2026.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan KP) Kota Batu, Hendry Suseno, mengatakan program bantuan pangan menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan bagi masyarakat yang masuk kategori rentan atau pra sejahtera.

“Penyaluran bantuan pangan beras ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada keluarga miskin rawan pangan. Kami berupaya memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak sesuai data yang telah ditetapkan,” ujarnya, Selasa, 28 Juli 2026.

Baca Juga:
Dari Pemanggilan Saksi hingga Penyidikan, Ini Perjalanan Kasus Pasar Among Tani

Hendry menjelaskan, Kecamatan Batu menjadi wilayah dengan jumlah penerima bantuan terbanyak. Sebanyak 688 kepala keluarga menerima total 6.880 kilogram beras.

Sementara itu, Kecamatan Bumiaji tercatat memiliki 584 kepala keluarga penerima manfaat dengan total bantuan sebanyak 5.840 kilogram beras.

Adapun di Kecamatan Junrejo, sebanyak 368 kepala keluarga menerima bantuan dengan total 3.680 kilogram beras. Dengan demikian, total bantuan yang disalurkan di tiga kecamatan mencapai 16.400 kilogram atau 16,4 ton untuk 1.640 kepala keluarga.

Menurut Hendry, proses distribusi dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah desa dan kelurahan agar pelaksanaan penyaluran berlangsung tertib, lancar, dan tepat sasaran.

Baca Juga:
Pengusaha Kota Batu Soroti KDKMP, Sebut Manajemen Jadi Penentu Keberhasilan

“Distribusi bantuan dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah desa dan kelurahan agar pelaksanaannya berjalan tertib, lancar, serta tepat sasaran,” ungkap mantan Kepala Dinas Perhubungan ini.

Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga penerima manfaat sekaligus menjaga daya tahan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga penerima manfaat sekaligus menjaga daya tahan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” tuturnya.

Hendry menambahkan, program bantuan pangan tersebut juga mendapat respons positif dari masyarakat.

Selain membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga, bantuan itu diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan keluarga, terutama bagi warga yang masuk kategori miskin dan rawan pangan di Kota Batu. (*)