KETIK, BLITAR – Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Blitar resmi ditutup melalui Resepsi Kenegaraan yang berlangsung hangat di Pendopo Sasana Adi Praja, Senin malam 17 Agustus 2026.
Acara tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar untuk menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan rangkaian peringatan kemerdekaan.
Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM hadir bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, veteran, tokoh masyarakat, serta anggota Paskibraka Kabupaten Blitar dan para orang tua mereka.
Dalam sambutannya, Rijanto menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Blitar dapat berjalan dengan baik.
Ia juga mengapresiasi kerja sama seluruh elemen masyarakat yang turut mengambil bagian dalam menyemarakkan peringatan kemerdekaan.
Baca Juga:
253 Ton Logistik Dikirim ke NTT hingga Hari Kelima Pascabencana“Peringatan kemerdekaan ini jangan hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan. Ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus melanjutkan perjuangan dan pembangunan,” ujar Rijanto dalam acara tersebut.
Menurutnya, semangat perjuangan para pendahulu harus diteruskan melalui kerja nyata untuk membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Rijanto menekankan pentingnya menjaga semangat gotong royong sebagai kekuatan dalam menjalankan pembangunan di Kabupaten Blitar.
“Semangat gotong royong harus terus kita jaga. Dengan kebersamaan, berbagai tantangan pembangunan akan lebih mudah kita hadapi,” katanya.
Baca Juga:
Penuh Makna, Pemkab Sleman Gelar Resepsi HUT RI ke-81 Sekaligus Beri Apresiasi PaskibraSelain menjadi penutup rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan, Resepsi Kenegaraan tersebut juga diwarnai kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Rijanto menyampaikan rasa prihatin sekaligus belasungkawa kepada para korban dan keluarga yang terdampak bencana tersebut.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Blitar untuk turut mendoakan saudara-saudara kita yang terdampak gempa di NTT. Semoga mereka diberikan ketabahan dan kekuatan,” ungkapnya.
Ia juga mendoakan masyarakat yang masih dinyatakan hilang agar segera ditemukan, sementara bagi korban yang meninggal dunia diharapkan mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Kepedulian Pemkab Blitar terhadap korban gempa NTT juga diwujudkan melalui aksi penggalangan dana yang dilakukan pada Senin 17 Agustus 2026.
Dari penggalangan dana tersebut, terkumpul bantuan sebesar Rp56.850.000.
Dana yang terkumpul nantinya akan segera disalurkan kepada masyarakat terdampak gempa di NTT agar dapat dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka setelah bencana.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas masyarakat Kabupaten Blitar kepada saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah. Semoga bisa sedikit meringankan beban mereka,” tutur Rijanto.
Resepsi Kenegaraan sekaligus menjadi ruang refleksi bahwa peringatan kemerdekaan tidak berhenti ketika upacara dan berbagai kegiatan selesai digelar.
Semangat kemerdekaan diharapkan tetap hidup melalui kepedulian sosial, gotong royong, serta kerja bersama untuk menjawab berbagai persoalan masyarakat.
Di penghujung acara, suasana kebersamaan terasa semakin kuat dengan hadirnya para anggota Paskibraka Kabupaten Blitar beserta orang tua mereka yang menjadi bagian penting dalam suksesnya rangkaian upacara HUT ke-81 RI di Kabupaten Blitar.