KETIK, SIDOARJO – Pondok Pesantren Mamba'ul Hikam Tanggulangin memastikan kabar bahwa sebagian besar santri-santrinya yang diduga keracunan menu MBG telah kembali ke pondok pesantren dalam kondisi sehat dan stabil. Mereka telah mendapatkan perawatan medis dan ditangani dengan baik. Kabar ada korban jiwa sepenuhnya hoax.
Pengasuh Ponpes Mamba'ul Hikam Gus Bahron Nafi menjelaskan bahwa sebagian santri memang sudah kembali ke pondok. Mereka hanya merasakan keluhan ringan. Misalnya, pusing-pusing.
Ada pula yang sudah keluar dari rumah sakit dan minta izin pulang ke rumah. Pengasuh ponpes pun mengizinkan. Sebagian santri juga menyatakan tetap ingin tinggal di pondok pesantren karena merasa kondisi mereka baik-baik saja.
"Memang ada yang masih perlu dirawat di rumah sakit. Alhamdulillah mereka juga diperhatikan dengan baik," kata Gus Bahron Nafi.
Dalam keterangan resminya, Ponpes Mamba'ul Hikam juga membantah kabar tentang adanya korban jiwa dalam insiden santri yang diduga keracunan. Termasuk, spekulasi yang menuduh sumber keracunan berasal dari dapur internal pondok pesantren.
Baca Juga:
Di Sidoarjo Santri Keracunan sampai 400-an Anak, Tidak Ada Yang Meninggal"Kami pastikan itu hoax sepenuhnya," tegas Gus Bahron Nafi.
Ponpes Mamba'ul Hikam, lanjut Gus Bahron Nafi, mengimbau seluruh wali santri dan masyarakat luas bisa tenang, bijak menyikapi informasi, serta tidak meneruskan kabar yang belum jelas kebenarannya.
"Untuk update informasi yang akurat tentang kondisi santri, silakan merujuk langsung pada pengumuman resmi dari pondok pesantren," tegas Gus Bahron Nafi. (*)