KETIK, BLITAR – Pemerintah Kabupaten Blitar resmi meluncurkan 85 Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) secara serentak di Desa Tingal, Kecamatan Garum, Sabtu 16 Mei 2026. Peluncuran tersebut menjadi bagian dari peresmian nasional 1.061 Koperasi Merah Putih yang dipimpin langsung Presiden RI Prabowo Subianto dari Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Kegiatan di Kabupaten Blitar dipusatkan di Desa Tingal dan dihadiri Bupati Blitar Rijanto, Wakil Bupati Beky Herdihansyah, Dandim 0808/Blitar Virlani Arudyawan, Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriadi, unsur Forkopimda, perangkat desa, hingga kelompok usaha masyarakat.
Dalam sambutannya secara virtual, Presiden Prabowo menegaskan koperasi merupakan fondasi penting ekonomi kerakyatan yang harus diperkuat hingga tingkat desa dan kelurahan. Melalui program Koperasi Merah Putih, pemerintah pusat ingin menciptakan wadah ekonomi masyarakat yang mampu membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan produktivitas warga serta memperkuat ketahanan ekonomi desa.
Baca Juga:
PSHT Cabang Kabupaten Blitar Gembleng Mental dan Karakter Calon Warga Lewat Pendadaran 2026
Usai mengikuti launching nasional, Bupati Rijanto menyampaikan optimismenya terhadap keberadaan Koperasi Merah Putih sebagai langkah nyata menggerakkan ekonomi masyarakat dari bawah.
“Alhamdulillah, hari ini luar biasa. Presiden RI Bapak Prabowo Subianto menyampaikan pidato penuh semangat tentang pentingnya koperasi sebagai penggerak ekonomi rakyat,” ujar Rijanto.
Baca Juga:
Dukung Program Pemerintah Pusat, Plt Wali Kota Madiun Hadiri Peresmian 1.061 KDKMP Nasional di Nganjuk
Ia menjelaskan, progres pembangunan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Blitar terus berjalan. Dari total titik yang direncanakan, sebanyak 185 lokasi telah selesai 100 persen, sedangkan 51 titik lainnya masih dalam tahap penyelesaian.
“Sudah 185 titik rampung, 51 titik lagi masih proses. Insyaallah Juni nanti selesai semua,” tegasnya.
Menurut Rijanto, beberapa desa masih menghadapi kendala terkait ketersediaan lahan. Namun Pemkab Blitar terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak agar seluruh target pembangunan koperasi dapat diselesaikan tepat waktu.
Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, pemerintah daerah juga mulai memperkuat kualitas pengelolaan koperasi melalui pendampingan intensif kepada para pengurus. Langkah tersebut dilakukan agar koperasi mampu berjalan profesional, mandiri dan memiliki daya saing.
“Kami ingin koperasi ini benar-benar berjalan optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Harapan pemerintah pusat untuk menggerakkan ekonomi rakyat melalui koperasi harus bisa terwujud di Kabupaten Blitar,” tambahnya.
Sementara itu, Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan menegaskan kesiapan TNI mendukung penuh program pemerintah dalam memperkuat ekonomi masyarakat desa.
Menurutnya, keberadaan KDMP/KKMP bukan sekadar sarana ekonomi, tetapi juga menjadi ruang pemberdayaan masyarakat untuk menumbuhkan semangat gotong royong dan kemandirian warga desa.
“Sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini. Kami berharap koperasi yang telah diluncurkan mampu berjalan maksimal dan benar-benar menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang maju, mandiri dan sejahtera,” pungkasnya.