KETIK, SIDOARJO – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus berbagi kebaikan. Ibarat lebah yang menghasilkan madu di mana pun, kapan pun, dan kepada siapa pun, PKB selalu hadir dan memberikan manfaat. Kegiatan berbagi terus dilakukan selama bulan Ramadhan 1446 H ini.
Tidak hanya DPC PKB Sidoarjo yang menghelat beragam acara berbagi berkah Ramadhan. Baik buka bersama, berbagi takjil, maupun safari Ramadhan ke kiai-kiai dan para kader. Semua berjalan beriringan.
Fraksi PKB di DPRD Sidoarjo pun tidak kalah. Pada Senin (24 Maret 2025), para legislator Fraksi PKB DPRD Sidoarjo mengadakan Sarasehan Ramadhan bertema ”Politik Rahmatan lil Aalamin”. Acara itu juga dihadiri oleh tamu-tamu istimewa.
Ada anak-anak yatim, para janda, maupun penyandang disabilitas. Mereka diajak untuk ikut bergembira menyambut Ramadhan dan Idul Fitri 2025 ini. Tamu-tamu Istimewa itu terlihat gembira saat hadir di gedung Royal Palace, Jalan Sunandar Priyosudramo, Sidoarjo. Mereka duduk tenang di kursi-kursi tamu.
Baca Juga:
Plafon SDN Kemantren 1 Tulangan Ambrol, Rehab Total Terkendala Status Cagar Budaya”Alhamdulillah. Selamat datang yang kita sayangi semua. Ananda dan Adinda yatim-piatu dan penyandang disabilitas. Terima kasih mau hadir memenuhi undangan kami,” ungkap Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Sidoarjo Abdillah Nasih saat menyambut ramah tamu-tamu undangan.
Abdillah Nasih menyatakan bersyukur PKB bisa bersilaturahmi sekaligus sedikit berbagi. Ada arahan dari DPP dan DPW PKB kepada jajaran Fraksi PKB di DPRD kabupaten dan kota. Instruksi agar fraksi memberikan bingkisan. Terutama, pengurus struktur di PC NU, kader-kader PKB, caleg potensial.
Masing-masing anggota fraksi diminta menyiapkan setidaknya 11 bingkisan dikalikan 350-an desa. Satu orang bisa mengeluarkan setidaknya ratusan bingkisan. Masih ada waktu sekitar 1 minggu lagi. Juga masih ada kegiatan PKB di wilayah Sidoarjo Barat.
”Yang belum, segera melaksanakan. Semoga kegiatan berbagi kita ini dicatat sebagai amal,” ungkap Abdillah Nasih yang juga ketua DPRD Sidoarjo tersebut.
Baca Juga:
Anggota DPRD Sidoarjo Siap Bantu Pokir untuk SDN Sidokepung, Dinas Pendidikan Perbaiki 54 Sekolah Rp 47 MHadir dalam acara itu, anggota Fraksi PKB di DPRD Sidoarjo. Ada Ketua Fraksi PKB Sidoarjo Dhamroni Chudlori serta anggota Fraksi PKB DPRD Sidoarjo H Sutadji, H Usman, Hj Ainun Jariyah, H Rojiq, H Rafi Wibisono, H Rizza Ali Faizin, Muzayyin, Gus Wawan, Elok Suciati, Abud Asrori, Pujiono, Atok Ashari, dll.
Selain kepada anak yatim piatu dan disabilitas, PKB Sidoarjo juga memberikan apresiasi kepada caleg-caleg potensial pendulang suara pada Pileg 2024 lalu. Mereka hadir, antara lain, Samsul Hadi, Akhmad Nidhom, dan lain-lain.
”Ini apresiasi atas dedikasi dan perjuangan kader untuk bersama-sama membesarkan PKB Sidoarjo,” kata Abdillah Nasih.
Dia juga mengapresiasi inisiatif Ketua Fraksi PKB DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori sebagai penyelenggara kegiatan berbagi berkah Ramadhan tersebut. Semua anggota Fraksi PKB DPRD Sidoarjo terus bergerak membantu masyarakat yang membutuhkan.
Dalam kegiatan mulia itu, Ketua Dewan Syuro DPC PKB Sidoarjo KH Atho’illah berpesan untuk selalu menjaga kekompakan di antara pengurus dan kader.
"Saya ingin, PKB Sidoarjo itu guyub. Guyub ya itu kompak. Meski ada kekurangan itu bagian dari sifat manusia," katanya.
Dengan saling menguatkan satu sama lain, antara pengurus dan kader, Partai Kebangkitan Bangsa akan semakin kuat dan semakin maju.
Guyub rukun itu mampu menciptakan suasana yang berbungah. Gembira. Baik pengurus DPC PKB, Fraksi PKB di DPRD, Perempuan Bangsa, Garda Bangsa, maupun Gema Sabah. Walaupun di sana-sini masih ada kekurangan, itu wajar bagi manusia. Yang penting semua saling menopang.
”Dengan Ramadhan, kita bisa ber-taqarrub,” tutur KH Athoillah.
Dalam acara itu, anggota Fraksi PKB DPRD Sidoarjo benar-benar menjadi tuan rumah yang baik bagi tamu-tamu istimewanya. Ketua DPC PKB Sidoarjo Abdillah Nasih melayani tamunya dengan ramah. Mendorong kursi roda. Mengambilkan minum dan makan. Begitu pula Ketua Fraksi PKB DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori. Keduanya memperlakukan undangan dengan Istimewa.
Anak-anak yatim piatu dan penyandang disabilitas merasa nyaman. Menikmati makanan dan minuman yang telah disiapkan. Mereka juga mendapatkan bingkisan, tas, serta sejumlah uang. Anak-anak itu pulang dengan gembira. (*)