KETIK, LUMAJANG – Pengurus Kabupaten Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Pengkab Percasi) Kabupaten Lumajang akan menggelar Kejurkab Catur yang bisa diikuti oleh pelajar usia 9 tahun sampai pecatur senior.
Ketua Pengkab Percasi Lumajang Agus Setiawan mengatakan, Kejurkab ini selain merupakan agenda rutin dari Pengkab Percasi Lumajang, juga sekaligus memerihahkan HUT Kemerdekaan RI ke 81.
Karena Kejurkab ini merupakan agenda pembinaan rutin bagi pecatur Lumajang, maka salah satu persyaratan utamanya adalah harus warga Kabupaten Lumajang.
"Ya pesertanya harus warga Lumajang yang dibuktikan dengan KTP atau kartu pelajar. Karena Kejurkab ini merupakan sarana pembinaan bagi atlet catur di Kabupaten Lumajang," kata Agus Setiawan kepada Ketik.com, hari ini Selasa 18 Agustus 2026.
Masih kata Agus Setiawan, pendaftaran dibuka maksimal sampai dua hari sebelum pelaksanaan yang akan digelar pada hari Minggu, 30 Agustus mendatang di Gedung dr. Soejono Lumajang.
Baca Juga:
Anggota DPRD Jatim Khusnul Khuluk: Warga Bagian Utara Lumajang Masih Alami Kiris AirSementara untuk kataeori usia dimulai dari 9, 12, 15, 18 tahun dan pecatur senior yang semuanya harus dari Kabupaten Lumajang.
Dijelaskan, dengan agenda Kejurkab ini sekaligus akan menjadi sarana bagi Percasi Lumajang untuk mendapatkan atlet berbakat pada cabang olahraga catur, yang diharapkan kedepan bisa membawa Lumajang ke peringkat yang lebih baik untuk prestasi atlet catur Lumajang.
"Harapan kita dalam berbagai event yang lebih tinggi, kita bisa meraih prestasi. Kita harus mengembalikan prestasi Lumajang dari cabang olahraga catur ini. Harapan kita begitu, makanya dari Kejurkab ini kita harapkan lahir atlet berbakat dari cabang catur," harap Agus Setiawan.
Selain sebagai ajang pembinaan, melalui ajang Kejurkab ini Percasi Lumajang juga menyiapkan hadiah berupa uang tunai untuk memberikan semangat kepada para pemenang.
Baca Juga:
Polres Lumajang Mulai Panggil Penambang Ilegal, HPBI; Usut Sampai Tuntas"Jangan lupa saat hadir di lokasi, pecatur kami minta membawa papan catur dan jam sendiri," turai Agus Setiawan.