KETIK, NGAWI – Upaya pencarian tim SAR gabungan terhadap Rokim (22), warga Dusun Ngubalan, yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo, akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (8/11/2026) pagi di wilayah Desa Bangunrejo, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H, selaku Search Mission Coordinator (SMC), mengatakan jenazah korban ditemukan sekitar pukul 06.15 WIB dalam posisi terapung.
Lokasi penemuan berada sekitar 50 meter dari titik awal korban dilaporkan tenggelam. Setelah ditemukan, tim SAR gabungan segera melakukan evakuasi menuju tepian sungai.
Proses evakuasi berlangsung lancar tanpa kendala berarti. Setelah berhasil dibawa ke darat, jenazah Rokim kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka.
Koordinator Unit SAR Bojonegoro, Nanang Pujo, selaku On Scene Coordinator (OSC), menjelaskan tim rescue Unit Siaga SAR Bojonegoro langsung diberangkatkan ke lokasi setelah menerima perintah operasi dari SMC.
Baca Juga:
Kantor SAR Surabaya Gembleng 41 Rescuer lewat Pelatihan Medical First Responder Selama Tiga PekanSetibanya di lokasi, personel berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR gabungan untuk melakukan penyisiran di sekitar titik terakhir korban terlihat. Pencarian dilakukan dengan memperhitungkan kondisi arus dan karakteristik aliran Bengawan Solo.
Menurut Nanang Pujo, operasi pencarian menghadapi sejumlah tantangan, terutama kedalaman sungai yang bervariasi serta arus air yang cukup berisiko bagi personel saat melakukan penyisiran.
Peristiwa nahas tersebut bermula pada Sabtu (7/11/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, Rokim bersama dua orang rekannya sedang mandi dan berenang di aliran Sungai Bengawan Solo.
Namun, ketika berada di bagian sungai yang cukup dalam, korban diduga mengalami kepanikan hingga kesulitan menyelamatkan diri. Rokim sempat berusaha meminta pertolongan kepada kedua rekannya yang berada tidak jauh darinya.
Baca Juga:
Heboh Pria Terjun ke Kali Jagir Surabaya Berakhir Tragis, Ditemukan Tak BernyawaKedua rekannya berupaya memberikan bantuan. Namun, usaha tersebut justru membuat keduanya hampir ikut tenggelam. Beruntung, warga di sekitar lokasi berhasil menyelamatkan mereka, sementara Rokim tidak berhasil dijangkau dan akhirnya tenggelam.
Setelah menerima laporan kejadian, operasi pencarian melibatkan berbagai unsur SAR, yakni Unit Siaga SAR Bojonegoro, DAMKAR, Polsek Kedunggalar, Koramil Kedunggalar, Yon TAPI 528 Ngawi, SAR GMR,SAR MTA, SAR Sikatan, Bagana, PMI, SAR Elpeje, serta RAPI.
Penemuan korban pada hari kedua pencarian sekaligus mengakhiri operasi SAR gabungan tersebut. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama ketika berenang di kawasan yang memiliki kedalaman dan arus air yang tidak menentu. (*)